Kpu

Trend Otopet, Anak Muda Tangerang Mulai Gandrungi Freestyle Scooter

TANGERANG – Gairah anak muda tentu menuntun mereka untuk mencoba hal-hal baru dan menarik, terlebih tentang gaya hidup atau juga aktivitas bersama dalam komunitas.

Saat ini, alat permainan skuter dorong ternyata tengah menjadi trend global yang mengisi aktivitas tongkrongan anak-anak muda.

Tidak terkecuali di Kota Tangerang. Saat ini, skuter dorong atau biasanya lebih dikenal dengan istilah otopet, tidak hanya dianggap sebagai sejenis alat mainan semata. Tetap jadi salah satu aktivitas olahraga anak muda yang juga tengah digandrungi.

Sedang digemari banyak orang, skuter kini layak dianggap sebagai salah satu olahraga yang pantas untuk dicoba.

Bahkan, Freestyle Scooter Tangerang tumbuh sebagai salah satu komunitas yang mulai banyak diminati anak-anak muda saat ini.

Owner Freestyle Scooter Tangerang, Agili Mahendra menuturkan, komunitas yang dijalankan bersama belasan teman-temannya tersebut sudah bermula sejak pertengahan tahun 2018.

Saat itu, komunitas tumbuh berawal dari minat yang sama terhadap skuter, sekaligus turut serta dalam geliat gelombang trend skuter di kancah nasional, sejak berdirinya Freestyle Scooter Indonesia di pusaran tahun 2009 silam.

“Awal mula berdirinya di pertengahan 2018. Awalnya juga main-main saja, tidak lama ternyata banyak yang ikut, banyak yang suka, banyak yang tertarik sampai saat ini,” ujar Owner Freestyle Scooter Tangerang, Agili Mahendra, dikutip dari tangerangkota.go.id, Minggu (21/5/2023).

“Bukan tanpa alasan, karena skuter ini memiliki keunikan tersendiri, yakni memiliki trik-trik dasar yang sama dengan BMX dan skateboard. Sehingga, tidak heran kalau orang-orang menilainya sebagai gabungan dari keduanya,” imbuh Agili.

Ia melanjutkan, Freestyle Scooter Tangerang saat ini aktif melakukan kegiatan rutin mingguan di Skate Park yang berada di Jalan Veteran, Kota Tangerang.

Advertorial

Advertorial

Di setiap kegiatan rutin mingguan tersebut dilakukan, terlihat belasan anak muda dengan riang gembira melakukan latihan biasa, mengotak-atik skuter, menguji trik dan skill yang penuh akrobatik.

Ada juga sebagian lainnya hanya sekadar berkumpul untuk tukar cerita, wawasan, dan pendapat bersama pegiat-pegiat lainnya.

“Kegiatannya sendiri, paling banyak adalah sharing dan belajar mengenai trik-trik yang ada, seperti balspin, telwip, dan sebagainya. Ditambah, ngobrol seputar komunitas, bahkan sampai menyiapkan diri untuk turut terlibat di berbagai event-event yang ada,” jelasnya.

Lanjut Agili, Freestyle Scooter Tangerang juga mulai merambah eksistensi dan dikenal di kancah nasional.

Meski, saat ini baru tercatat turut terlibat di kegiatan-kegiatan tingkat lokal, komunitas ini mempunyai rencana mendelegasikan pegiatnya untuk mencoba di kegiatan-kegiatan tingkat nasional, bahkan internasional.

“Kegiatan dan perlombaan yang pernah kita ikuti baru di tingkat lokal. Terakhir, di tahun kemarin, kita ikut di Street Games Freestyle Skuter Indonesia, dan alhamdulillah kita bisa membuktikan diri dengan berhasil meraih juara di sana,” tambahnya.

Selain itu, ternyata untuk perkembangan ekosistem komunitas skuter di Indonesia secara umum masih terbilang sulit untuk berkembang. Hal ini disebabkan, keberadaan skuter di pasar dalam negeri masih sangat terbatas.

Bahkan, untuk bisa memiliki sebuah skuter, diharuskan melakukan impor secara pre-order dengan kisaran harga tidak murah, yakni di harga sekitar 2-6 juta rupiah.

Meski begitu, berbagai tantangan tersebut tidak mengurangi minat anak-anak muda di Kota Tangerang untuk mencoba sesuatu yang tidak biasa ini. Mulai dari anak kecil, remaja, sampai dewasa terlihat sangat antusias untuk terus mencoba, belajar, dan larut dalam asyiknya mengendarai si besi kecil tersebut.

“Harapannya, semoga seluruh pegendara (riders) skuter dan pegiat komunitas skuter tetap semangat dan tidak berhenti untuk mengulik apa yang ada. Supaya ekosistem kita bersama ini terus tumbuh dan mampu merangkul banyak peminat. Serta, paling penting adalah harapannya fasilitas dapat terus ditembah dengan kualitas yang lebih baik, khususnya di ruang-ruang publik Kota Tangerang,” pungkasnya.

Bagi yang penasaran aktivitas komunitas Freestyle Scooter Tangerang, kalian bisa mengintip kegiatan mereka di laman media sosialnya, di Instgram/@tangerang_otopet. (*/Rizal)