PKK Cimanuk Manfaatkan Daun Kelor Melawan Mitos

DPRD Cilegon Idul Adha

PANDEGLANG – Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, mengolah daun kelor menjadi makanan ringan. Olahan makanan dari daun kelor tersebut, yaitu dijadikan makanan has lokal yakni Rampeyek.

Kegiatan mengolah pangan lokal tersebut, selain untuk mengembangkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) juga untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat, selain itu juga bertujuan untuk penguatan ekonomi masyarakat di Cimanuk. Bahkan hal itu salah satu bentuk peran TP-PKK dalam meningkatkan pembangunan daerah.

Konon, dau kelor itu biasa dijadikan untuk mengusir mahluk halus atau arwah-arwah jahat atau untuk menyembuhkan orang yang kerasukan dan untuk mengeluarkan susuk dari dalam tubuh seseorang yang menggunakan susuk tersebut. Akan tetapi, ternyata ada manfaat lain yang luar biasa dari daun kelor itu, yakni seperti yang dilakukan oleh TP-PKK Kecamatan Cimanuk, yang telah mengolah daun kelor menjadi makanan ringan yaitu rampeyek.

DPRD Pandeglang Kurban

Bahkan daun kelor tersebut juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti untuk menyehatkan kulit, menguatkan dan melembabkan rambut, menghilangkan flek hitam di kulit serta berbagai manfaat lainnya.

Oleh TP-PKK Cimanuk, daun kelor yang memiliki ukuran kecil itu tidak hanya dijadikan Rampeyek saja, melainkan dibuat juga jadi tepung untuk bahan baku makanan lain.

Gerindra Banten Idul Adha

Camat Cimanuk, Nuriah menuturkan, TP-PKK Cimanuk saat ini tengah mengembangkan olahan makanan ringan Rampeyek dari daun kelor. Kata dia, tidak banyak warga yang sudah mengetahui manfaat daun kelor tersebut, akan tetapi TP-PKK Cimanuk sudah berinovasi membuat makanan dari daun kelor itu.

Kpu

“Ini salah satu kreativitas TP-PKK Cimanuk yang mengolah makanan dari bahan daun kelor. Rampeyek daun kelor ini selain memiliki rasa yang enak, juga cukup baik untuk kesehatan tubuh dari hasiat daun kelor,” ungkapnya, Jumat (27/4/18)

Kata Nuriah, pengolahan pangan lokal itu tidak hanya sebatas peningkatan kreativitas TP-PKK saja, melainkan untuk mendorong dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.

“Dalam mendorong pengembangan potensi yang ada di Cimanuk, hasil olahan makanan itu juga akan dijadikan produk unggulan Cimanuk,” ujarnya

Sekarang ini, masyarakat di wilayahnya sudah mulai banyak melakukan pengembangan usaha-usaha kecil, dengan potensi dan keahlian yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri, produk pangan lokal sudah banyak dikembangkan, salah satunya Rampeyek daun kelor tersebut.

“Jadi kita selalu lihat perkembangan yang ada, termasuk olahan makanan. Karena, di PKK itu ada juga yang membidangi tentang pangan dan di situ ada pembinaan juga,” tuturnya

Tidak hanya itu, ke depan pihaknya juga akan membantu kelompok-kelompok masyarakat yang mengembangkan olahan makanan tersebut, baik dari segi kemasan, kesehatan dan lain sebagainya.

“Kita akan terus mendorong masyarakat untuk lebih kreatif lagi dan mandiri,” tukasnya. (Achuy)

Golkar Banten Idul Adha
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien