Proyek Lanjutan Sport Centre Cilegon Tertutup dari Akses Publik, Ada Apa?

CILEGON – Pelaksanaan lanjutan proyek pembangunan Sport Centre Cilegon tahap 3 tahun 2017 ini, sangat tertutup dan lokasinya tidak bisa diakses oleh publik.

Jika wartawan Fakta Banten saja saat coba melakukan pantauan Jum’at sore (11/8/2017) tidak diperbolehkan masuk ke lokasi proyek oleh pihak keamanan, apalagi bagi masyarakat umum?

Proyek yang pada tahun 2016 lalu membangun sebagian tribun barat dan menelan APBD Cilegon sebesar Rp 26,2 miliar ini, diketahui berlokasi di Link Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Pria bernama Aman, yang mengaku sebagai petugas keamanan yang sedang berjaga di pos gerbang proyek yang dikelilingi pagar setinggi dua meter lebih itu, melarang wartawan Fakta Banten dengan alasan takut dimarahi atasan.

“Jangan masuk ke dalam kang, nanti saya yang kena marah sama bos. Orang-orang juga lagi pada sibuk ngecor tuh. Emang mau ketemu siapa?” cegah Aman.

Ketika dibilang dari wartawan Fakta Banten hanya izin masuk untuk melakukan pantauan dan mengambil foto untuk mengetahui tahapan atau progress pada proyek APBD itu, Aman masih tetap saja melarang wartawan masuk.

“Tetep ga boleh kang, apalagi pernah ada juga yang masuk foto-foto proyek, saya kena marah sama bos. Tolonglah kang,” tegas Aman.

Untuk menghindari ketegangan di pos keamanan tersebut, wartawan Fakta Banten meninggalkannya yang kemudian mengambil foto proyek dari balik pagar yang berada di belakang rumah warga.

Sementara diketahui, dengan sudah adanya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang sudah berlaku 9 tahun. Amat disayangkan memang mengingat proyek yang dibiayai dari uang rakyat ini, tidak bisa diketahui perjalanannya oleh publik. Bahkan papan informasi proyek pun tidak tampak di luar pagar proyek ini.

Apakah proyek yang tengah berlangsung ini ada kejanggalan, sehingga tak bisa diakses oleh umum? (*)