Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-64, Ini Pesan Bupati Serang Ratu Zakiyah
SERANG – Suasana halaman Pendopo Kabupaten Serang pada Senin pagi, (25/8/2025), tampak berbeda dari biasanya.
Deretan anggota Pramuka dengan seragam cokelat khasnya berdiri rapi, mengikuti jalannya upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 yang berlangsung khidmat.
Dalam momentum ini, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah hadir sebagai pembina upacara.
Di barisan tamu undangan tampak pula Sekda Zaldi Dhuhana serta sejumlah pejabat Pemkab Serang yang turut menyaksikan jalannya kegiatan.
Peringatan tahun ini mengangkat tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa.”
Pesan tersebut ditegaskan kembali oleh Bupati Zakiyah saat membacakan amanat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.
“Tema kolaborasi untuk membangun ketahanan bangsa bukan hanya menjadi slogan, tetapi tekad dan komitmen kita bersama untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan negara,” ucap Zakiyah.
Ia menegaskan, setiap anggota Pramuka harus senantiasa berpegang pada ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Tantangan yang dihadapi generasi muda kini semakin kompleks, mulai dari derasnya arus digitalisasi global, disrupsi teknologi informasi, hingga maraknya fenomena sosial seperti judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, pornografi, serta masuknya budaya asing yang perlahan mengikis nilai gotong royong.
“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Mereka harus siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.
Selain menjadi wadah pembinaan karakter, Gerakan Pramuka juga disebut memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah melalui pengembangan life skill, soft skill, hard skill, hingga penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik (sesosif).

Semua itu ditujukan agar Pramuka mampu menjadi kader pemimpin bangsa di masa depan.
Dalam amanatnya, Ketua Kwarnas juga mendorong anggota Pramuka untuk aktif mengabdi di masyarakat, khususnya saat menghadapi bencana.
Peran Pramuka dalam tim search and rescue (SAR), bakti sosial, hingga membantu kelancaran arus mudik selalu dibutuhkan.
Tak hanya itu, gerakan pelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting yang harus dilakukan Pramuka, mulai dari penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, hingga sosialisasi hemat energi.
“Di era digitalisasi, Pramuka juga harus adaptif dalam teknologi informasi, menyebarkan konten positif, serta menangkal hoaks yang berpotensi merugikan masyarakat,” tambahnya.
Pesan penting lain yang digarisbawahi adalah kontribusi Pramuka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana Asta Cita pembangunan Presiden Prabowo.
Kwarnas telah menjalin kerja sama dengan HKTI, FAO, serta mengembangkan pelatihan seperti training of trainers (ToT) dan mobile training team (MTT).
“Program ini melibatkan gugus depan mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi, sebagai upaya membangun kemandirian pangan dan kedaulatan bangsa,” jelasnya.
Usai membacakan amanat, Bupati Ratu Zakiyah mengingatkan agar seluruh pesan tersebut dijadikan pemacu semangat bagi gerakan Pramuka di Kabupaten Serang.
“Pesan dari Ketua Kwarnas Pramuka sangat jelas. Itu harus kita jadikan pedoman dalam setiap langkah pengabdian kita, untuk Gerakan Pramuka, masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Serang, ia menutup amanat dengan ucapan selamat ulang tahun ke-64 Gerakan Pramuka.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Pramuka ke-64. Semoga seluruh anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Serang terus berkarya, membimbing, dan berbakti untuk Serang yang lebih maju dan Indonesia yang jaya,” pungkasnya. (*/Fachrul)

