PKB Pandeglang Bantu Warga Kurang Mampu Melalui Program Bedah Rumah

PANDEGLANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pandeglang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kabupaten Pandeglang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PKB dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan memastikan penyaluran bantuan Pemerintah berjalan tepat sasaran.
DPC PKB Pandeglang menegaskan bahwa komitmen ini tidak hanya bersifat politik, akan tetapi merupakan panggilan moral untuk memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat, khususnya terkait dengan tempat tinggal yang layak dan aman.
Anggota DPC PKB Pandeglang, Mulyadi, mengatakan bahwa Partai nya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat maupun daerah untuk memastikan pelaksanaan program berjalan transparan dan akuntabel.
“Melalui program BSPS pusat, dimana program ini dibawa oleh ketua wilayah Dewan PKB yang juga Anggota DPR RI, Ahmad Fauji. Saya selaku Anggota DPRD Pandeglang Insya Allah harus berkolaborasi dan mengawal program ini sampai selesai,” kata Mulyadi saat meninjau langsung bedah rumah di Kampung Nembol Parakan, Desa Nembol, Kecamatan Mandalawangi, Rabu (12/11/2025).

Ia menyampaikan, program bedah rumah ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, dinilai sejalan dengan visi PKB untuk memperkuat keadilan sosial.
Selain mengawal penyaluran bantuan, PKB juga mendorong adanya pelibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima dan bisa mensejahterakan kehidupan mereka kedepannya. Mudah-mudahan kebaikan pemerintah ini bukan sebatas sekarang dan harus berlanjut. Karena di Kabupaten Pandeglang masih luar biasa banyak sekali warga yang hidup di RTLH,” ujarnya.
Sementara itu, Sanah seorang penerima bantuan bedah rumah mengucapkan terima kasih telah di bantu untuk perbaikan rumah melalui aspirasi Dewan ini.
Karena menurutnya, rumah yang sudah bertahun-tahun ditinggalinya ini, kini bisa dibangun lebih layak.
“Terima kasih sudah di bantu di benerin rumahnya, karena sebelumnya rumah ini rusak. Apalagi saya tinggal sendiri, jadi gak mampu memperbaikinya,” tuturnya. (*/Riel)

