Aktivis Minta Polres Lebak Lakukan Evaluasi Total di 2026, Soroti Profesionalisme dan Transparansi
LEBAK – Memasuki tahun 2026, perhatian publik di Kabupaten Lebak tertuju pada kinerja Polres Lebak. Aktivis muda Lebak, Idham M Haqim, secara terbuka menyampaikan pandangannya terkait pentingnya evaluasi menyeluruh demi memperkuat profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tersebut.
Menurut Idham, momentum awal tahun seharusnya menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran kepolisian untuk menata ulang pola kerja, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan setiap penanganan perkara berjalan sesuai prosedur dan prinsip akuntabilitas.
“Evaluasi harus dilakukan agar masyarakat semakin percaya dan institusi kepolisian semakin kuat dan profesional. Karena, Polres Lebak punya peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah,” ujar Idham dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat. Dalam pandangannya, ketepatan waktu dan kepastian informasi menjadi indikator utama dalam membangun kepercayaan publik.
Transparansi progres penanganan perkara juga dinilai penting agar tidak memunculkan asumsi atau persepsi negatif di ruang publik.
Selain itu, Idham menyoroti perlunya penguatan pengawasan internal dan peningkatan kualitas pelayanan administrasi kepolisian.

Menurutnya, reformasi birokrasi harus terus berjalan seiring dengan tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan melek informasi.
“Institusi penegak hukum dituntut adaptif. Era sekarang adalah era keterbukaan. Komunikasi publik harus diperkuat agar masyarakat memahami langkah-langkah yang dilakukan kepolisian,” tambahnya.
Ia juga mendorong pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tanpa mengurangi ketegasan dalam penegakan hukum.
Profesionalitas, proporsionalitas, serta integritas disebutnya sebagai tiga fondasi utama yang perlu diperkuat sepanjang 2026.
Idham berharap, evaluasi internal yang komprehensif dapat menjadi pijakan bagi Polres Lebak untuk meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
Dengan pembenahan sistem, penguatan pengawasan, dan pelayanan yang semakin prima, kepercayaan publik diyakini akan semakin kokoh.
“Harapan kita sederhana: institusi kepolisian yang semakin terbuka, profesional, dan hadir sebagai pelindung serta pengayom masyarakat,” tutupnya. (*/Sahrul).


