Harga Sembako hingga Gas LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri 2026 Dipantau Ketat, Disperindag Lebak Siapkan Strategi Pengendalian
LEBAK– Menjelang puncak Ramadan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dinamika harga kebutuhan pokok di Kabupaten Lebak mulai menjadi perhatian.
Aktivitas belanja masyarakat yang meningkat setiap tahun kerap berdampak pada lonjakan permintaan bahan pangan di pasar tradisional maupun ritel modern.
Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Lebak, Yani, menyampaikan bahwa fluktuasi harga menjelang lebaran merupakan pola yang hampir selalu terjadi.
Namun demikian, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasar dan melindungi daya beli masyarakat.
“Biasanya menjelang Idul Fitri terjadi peningkatan permintaan. Itu hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah hadir memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tetap terjangkau,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Menurut Yani, strategi pengendalian dilakukan melalui beberapa pendekatan. Di antaranya pelaksanaan pasar murah di sejumlah titik, pemantauan harga harian secara berkala, serta memastikan jalur distribusi bahan pokok berjalan lancar tanpa hambatan.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Disperindag Lebak bekerja sama dengan Satgas Pangan dan aparat terkait guna mengawasi potensi praktik yang merugikan masyarakat, seperti spekulasi harga, gangguan distribusi, hingga dugaan penimbunan barang kebutuhan pokok.
Tak hanya bahan pangan, pengawasan juga mencakup distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi yang menjadi kebutuhan vital rumah tangga kecil dan pelaku usaha mikro.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya agar distribusi gas melon tersebut tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Pemantauan harga, kata Yani, dilakukan secara berkesinambungan dengan turun langsung ke pasar untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
Data tersebut kemudian menjadi dasar evaluasi dan penentuan langkah cepat apabila ditemukan lonjakan harga yang dinilai tidak wajar.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap, melalui pengawasan intensif dan sinergi bersama berbagai pihak, momentum Ramadan dan Idul Fitri dapat berjalan kondusif tanpa gejolak harga yang memberatkan masyarakat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan jelang hari raya, masyarakat juga diimbau berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas pasokan tetap terjaga.
Dengan kesiapan tersebut, pemerintah optimistis situasi harga bahan pokok di Lebak akan tetap terkendali hingga perayaan Idul Fitri 1447 H berlangsung. (*/Sahrul).

