Wisata Anyer

Pedagang di Pasar Tradisional Lebak Tertekan, Serbuan Belanja Online Bikin Omzet Toko Baju Anjlok

Posco Idul Adha

LEBAK – Denyut perdagangan pakaian di kawasan Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, belakangan ini mulai kehilangan gairah.

Sejumlah pedagang mengaku penjualan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir akibat perubahan pola belanja masyarakat yang kini lebih memilih membeli pakaian secara online.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa kios pakaian tampak tutup dan tidak lagi beroperasi.

Sebagian pedagang bahkan disebut terpaksa menghentikan usahanya karena pendapatan yang semakin menurun dan sepinya pembeli yang datang langsung ke pasar.

Salah seorang pedagang pakaian, Indri, mengungkapkan bahwa kondisi saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu ketika pasar masih ramai dipadati pembeli, terutama menjelang akhir pekan maupun musim tertentu.

PT PCM Idul Adha

“Sekarang terasa sekali sepinya. Kalau dibanding dulu, pemasukan bisa turun hampir 90 persen. Pembeli lebih banyak belanja lewat online karena dianggap lebih praktis dan banyak pilihan,” ujar Indri saat ditemui di Pasar Rangkasbitung, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, persaingan harga di platform digital juga menjadi tantangan berat bagi pedagang pasar tradisional.

Banyak produk dijual dengan harga lebih murah ditambah promo gratis ongkir yang sulit disaingi toko konvensional.

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat sebagian pedagang mulai kesulitan menutupi biaya operasional harian seperti sewa kios, listrik, hingga kebutuhan modal usaha.

“Kadang sehari belum tentu ada yang beli. Sementara biaya jalan terus. Banyak teman pedagang yang akhirnya memilih tutup karena tidak kuat bertahan,” katanya.

Meski demikian, para pedagang berharap pasar tradisional tetap mendapat perhatian agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan konsumen.

Mereka berharap ada langkah nyata untuk membantu pelaku usaha kecil bertahan, mulai dari promosi pasar hingga pembinaan pemasaran digital.

Sementara itu, kondisi sepinya aktivitas jual beli juga terlihat dari berkurangnya jumlah pengunjung di beberapa blok pakaian. Tidak sedikit kios yang tampak kosong dan belum kembali beroperasi.

Perubahan tren belanja masyarakat dinilai menjadi tantangan besar bagi pasar tradisional.

Di satu sisi, kemajuan digital memberi kemudahan bagi konsumen, namun di sisi lain para pedagang kecil harus berjuang keras agar usahanya tetap hidup di tengah persaingan yang semakin ketat. (*/Sahrul).

DPRD Kab Serang Idul Adha
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien