Tak Hanya Antar Pasien, Sopir Ambulance Cilegon Turun ke Jalan Tebar Kebaikan Ramadan
CILEGON – Paguyuban Driver Ambulance Indonesia (PDAI) Kota Cilegon bersama Polres Cilegon membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas di jalan pada bulan suci Ramadan di depan Kantor Polres Cilegon, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan sosial tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian para pengemudi ambulance kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Ketua PDAI Kota Cilegon, Topan, mengatakan pembagian takjil merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun selama Ramadan.
“Ini kegiatan dari teman-teman Paguyuban Ambulance Cilegon. Setiap Ramadan kami rutin berbagi takjil kepada masyarakat,” ujar Topan.
Ia menjelaskan, pada tahun ini kegiatan tersebut untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan pihak kepolisian.
Ke depan, pihaknya berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan dengan berbagai instansi.
“Untuk kali ini kami berkolaborasi dengan kepolisian. Mudah-mudahan ke depan bisa terus bekerja sama dengan berbagai pihak lainnya,” katanya.
Topan menambahkan, ambulance yang tergabung dalam paguyuban sebagian besar merupakan ambulance swasta yang membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi pasien maupun pengantaran jenazah.
“Ambulance ini rata-rata ambulance swasta yang membantu masyarakat Cilegon yang kesulitan mendapatkan akses ambulance, baik untuk pasien maupun pengantaran jenazah,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Cilegon mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan para pengemudi ambulance tersebut.
Menurutnya, pihak kepolisian turut membantu mengoordinasikan kegiatan agar berjalan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kami mengapresiasi kepedulian paguyuban pengemudi ambulance yang berbagi takjil kepada masyarakat yang berpuasa. Kami membantu mengoordinasikan agar kegiatan berjalan lancar dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pengemudi ambulance yang tergabung dalam paguyuban tersebut telah terdaftar dan berada dalam pembinaan kepolisian, khususnya dari unit Kamsel Satlantas.
“Para pengemudi ambulance ini sudah terdaftar dan dalam pembinaan unit Kamsel Satlantas, sehingga memahami cara berkendara yang aman serta prosedur saat berada di jalan,” katanya.***

