Polda Banten Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Buffer Zone di Pelabuhan Merak untuk Mudik Lebaran 2026
CILEGON — Polda Banten menyiapkan rekayasa arus lalu lintas serta zona penyangga (buffer zone) guna mengantisipasi kemacetan kendaraan menuju Pelabuhan Merak selama arus mudik Lebaran 2026.
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah lokasi penampungan kendaraan roda empat apabila terjadi lonjakan volume kendaraan menuju pelabuhan penyeberangan Merak–Bakauheni.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi lalu lintas masih terkendali dan belum terjadi antrean panjang kendaraan yang akan masuk ke kapal.
“Semua masih terakomodir dengan baik. Buffer zone untuk antre ke kapal saat ini terisi sekitar 40 hingga 60 persen. Jika terjadi penumpukan penuh, kami juga menyiapkan area di PT Indah Kiat yang mampu menampung kendaraan dan sampai sekarang belum digunakan,” ujar Hengki, Senin (16/3/2026).
Ia menegaskan, belum ada penumpukan signifikan di wilayah hukum Polda Banten yang mengarah ke Pelabuhan Merak.
“Perlu disampaikan, saat ini belum ada antrean kendaraan yang akan memasuki kapal,” katanya.
Kapolda juga memaparkan perbandingan volume kendaraan pada hari normal dan musim mudik.
Pada hari biasa, kendaraan yang melintas menuju pelabuhan berkisar antara 5.000 hingga 10.000 unit.
Namun saat puncak mudik Lebaran, jumlah tersebut dapat melonjak hingga sekitar 100.000 kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi, Polda Banten menyiapkan buffer zone tambahan di kawasan Pelabuhan Indah Kiat yang mampu menampung lebih dari 2.000 kendaraan roda empat jika terjadi kemacetan di jalur utama menuju Merak.
“Pelabuhan Indah Kiat dapat digunakan sebagai lokasi penyangga apabila terjadi penumpukan kendaraan di jalan raya Merak,” jelasnya.
Rekayasa lalu lintas, pengalihan arus, serta sistem penampungan kendaraan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026 sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pemudik yang akan menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatra.***

