Wisata Anyer

Pasukan Kwarcab Pramuka Cilegon Dikerahkan Bantu Pemudik di Pelabuhan Merak

 

CILEGON – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Cilegon menurunkan sejumlah anggotanya untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran di kawasan Pelabuhan Merak.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Karya Bakti Lebaran (KBL) yang rutin dilaksanakan setiap musim mudik Lebaran.

Salah satu anggota Kwarcab Cilegon, Leni Septiyani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk pengabdian Pramuka kepada masyarakat, khususnya dalam membantu para pemudik yang melintas di pelabuhan.

“Kita sedang mengadakan kegiatan yang namanya KBL, yaitu Karya Bakti Lebaran dari Pramuka,” kata Leni, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para anggota Pramuka diterjunkan langsung untuk membantu pelayanan kepada pemudik, mulai dari memberikan informasi hingga membantu kebutuhan di lapangan.

“KBL sendiri, kita berfokus pada kegiatan bakti untuk diperbantukan di kegiatan lebaran ini,” jelasnya.

Menurutnya, fokus utama kegiatan tersebut adalah membantu mengarahkan para pemudik agar proses perjalanan dapat berjalan lebih tertib dan lancar.

“Khususnya untuk membantu mengarahkan para pemudik, baik dari transportasi umum maupun juga ada yang dari transportasi pribadi,” katanya.

Anggota Pramuka lainnya, Ferdy, menambahkan kegiatan Karya Bakti Lebaran dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai 16 hingga 18 Maret 2026.

Leni menyebutkan, Kwarcab Pramuka Cilegon mengerahkan sekitar 16 anggota yang berasal dari unsur Dewan Kerja Ranting (DKR) dan Satuan Karya (Saka).

“Total sih perkiraan sampai 16 orang. Cuma ini kan gabungan ya kak, dari Dewan Kerja Ranting (DKR) dan Satuan Karya (Saka),” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, para anggota Pramuka juga dibagi dalam dua sesi penjagaan agar pelayanan kepada pemudik dapat berjalan selama 24 jam.

“Kita dari Kwarcab sendiri dibagi dua sesi. Ada kita full 24 jam. Satu shift-nya itu 12 jam, 10 orang satu shift-nya,” ujarnya.

Selain memberikan arahan kepada pemudik, anggota Pramuka juga membantu mengangkat barang bawaan penumpang hingga membantu pemudik yang mengalami kesulitan dalam proses tiket penyeberangan.

“Membantunya kita ada pengarahan untuk para pemudik. Terus juga kita ada membantu untuk, misalkan ada pemudik yang barang bawaannya berlebih, kita juga bisa bantu mengangkat sampai misalnya dapat troli,” kata Leni.

“Terus barangkali ada pemudik yang kesulitan dalam tiketnya, kita bisa juga bantu di situ,” pungkasnya. (*/ARAS)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien