Wisata Anyer

Pelatihan Olahan Talas Beneng 2026, DKPP Kabupaten Serang Perkuat Peran KWT dan Kembangkan Pangan Lokal Unggulan

SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal melalui inovasi produk olahan masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melalui kegiatan Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Tahun 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh UPT Pengelolaan Pangan Olahan DKPP Kabupaten Serang ini berlangsung pada 8–10 April 2026 di Pesona Krakatau Hotel & Cottage, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 15 perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) dari 15 kecamatan di Kabupaten Serang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengembangkan usaha pangan olahan berbasis komoditas lokal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Serang, Suhardjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru melalui diversifikasi pangan.

Menurutnya, pengolahan pangan lokal tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan dan inovasi dalam mengolah pangan lokal menjadi produk yang bernilai tambah, aman dikonsumsi, serta memiliki daya saing di pasar,” ujar Suhardjo.

Talas Beneng Jadi Produk Inovasi Unggulan

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber profesional, yakni Chef Taufik Hidayat Syah, S.Tr., Par dan Arifullah, S.P.

Fokus pelatihan diarahkan pada pengolahan Talas Beneng, salah satu komoditas pangan khas Banten yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk modern dan bernilai jual tinggi.

Beragam inovasi produk berhasil dibuat peserta, di antaranya:

1. Talas Beneng Cupcake
2. Nugget Daging Talas Beneng
3. Boba Talas Beneng
4. Tapai Talas Beneng
5. Keripik Talas Beneng
6. Mustofa Talas Beneng
7. Kerupuk Talas Beneng
8. Opor Boba Talas Beneng

Melalui praktik langsung, peserta tidak hanya mempelajari teknik pengolahan, tetapi juga aspek keamanan pangan, kreativitas produk, hingga peluang pengembangan usaha.

Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Pelatihan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha pangan lokal.

DKPP Kabupaten Serang berharap para anggota KWT dapat menjadi pelopor pengembangan pangan olahan di wilayah masing-masing serta mampu menciptakan produk unggulan berbasis potensi daerah.

Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga diharapkan mendorong lahirnya pelaku UMKM baru di sektor pangan olahan yang inovatif dan berkelanjutan.

Suhardjo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut.

“Melalui kolaborasi dan inovasi bersama, mari kita wujudkan pangan lokal Kabupaten Serang yang unggul, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan,” tutupnya. (*/Adv)

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien