Rumah Nenek Niah yang Nyaris Roboh di Cilegon Direhab Melalui TMMD
CILEGON — Kodim 0623/Cilegon merehabilitasi rumah milik Niah, seorang warakawuri, di Kompleks Taman Raya Cilegon, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kamis (7/5/2026) kemarin.
Renovasi tersebut dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Koordinator Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) TMMD ke-128, Mayor Mudjayin, mengatakan rehabilitasi rumah Niah merupakan bagian dari program tambahan TMMD yang menyasar 10 rumah warga.
“Dalam kegiatan TMMD ke-128 ini ada program tambahan rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 10 rumah, dan ini merupakan rumah yang ke-10,” ujar Mudjayin.
Ia menjelaskan, Niah merupakan istri dari almarhum anggota TNI yang telah meninggal dunia sekitar 20 tahun lalu.
Kondisi rumah yang ditempati dinilai sudah tidak layak sehingga perlu dilakukan perbaikan menyeluruh.
“Beliau adalah warakawuri, janda dari pensiunan TNI. Kami melihat kondisi rumahnya memang sudah tidak layak huni, sehingga dalam rangkaian kegiatan TMMD ini kami lakukan renovasi,” katanya.
Menurut Mudjayin, renovasi akan difokuskan pada perbaikan total bagian kamar dan plafon rumah yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Khususnya kamar Ibu Niah, karena dindingnya masih menggunakan triplek yang sudah rusak. Nanti akan dibuatkan kamar utama yang lebih layak dan plafon yang ambruk juga diperbaiki,” paparnya.
Kodim 0623/Cilegon menargetkan proses renovasi selesai dalam waktu dua pekan atau sebelum penutupan TMMD pada 21 Mei 2026. Pengerjaan juga melibatkan bantuan dari warga sekitar.
“Targetnya paling lambat dua minggu selesai, karena tanggal 21 Mei kegiatan sudah ditutup. Insya Allah pengerjaan dibantu warga,” jelasnya.
Sementara itu, Sulaiman, putra almarhum Koptu (Purn) Marjuki, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kodim Cilegon atas bantuan renovasi rumah keluarganya.
“Alhamdulillah saya merasa senang, rumah jadi lebih nyaman. Sebagai anak sebenarnya ingin merenovasi rumah, tapi karena banyak kebutuhan dan keterbatasan biaya jadi belum bisa,” ucap Sulaiman.***


