Wisata Anyer

STIKes Salsabila Serang Tanda Tangani Kontrak Hibah Internal dan Hibah Kemendiktisaintek 2026

SERANG – STIKes Salsabila Serang menandatangani Kontrak Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internal Kampus serta Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKes Salsabila Serang.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi kampus kepada dosen penerima hibah internal maupun dosen yang berhasil lolos hibah nasional Kemendiktisaintek.

Ketua Lembaga Penjamin Mutu Internal STIKes Salsabila Serang, Dr. Apt. Yusransyah, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif terhadap kualitas riset dan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

“Alhamdulillah tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan tren yang sangat positif bagi kualitas riset dan sumber daya manusia di STIKes Salsabila,” ujar Yusransyah, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, riset tidak hanya berfokus pada output, tetapi juga outcome dan dampak nyata bagi masyarakat.

Hasil penelitian dosen nantinya dapat menjadi bahan ajar yang lebih berkualitas serta mendukung kegiatan pengabdian masyarakat berbasis data ilmiah.

Yusransyah juga menjelaskan bahwa STIKes Salsabila Serang tahun ini berhasil memperoleh berbagai skema hibah, mulai dari Penelitian Dosen Pemula (PDP), penelitian fundamental, hingga penelitian kerja sama antarperguruan tinggi.

Dalam skema kerja sama tersebut, STIKes Salsabila Serang menggandeng Universitas Padjadjaran dan Universitas Hasanuddin dalam pelaksanaan riset nasional.

“Ini pertama kalinya kami mendapatkan skema kerja sama antarperguruan tinggi sekaligus dua. Kami sangat bersyukur bisa lolos dan bekerja sama dengan kampus ternama,” ungkapnya.

Ketua LPPM STIKes Salsabila Serang, Leni Halimatusyadiah, mengatakan jumlah proposal hibah yang lolos tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu hibah penelitian Kemendiktisaintek yang lolos hanya tiga. Tahun ini total ada delapan penelitian dan satu pengabdian kepada masyarakat dari berbagai skema,” ujarnya

Selain hibah eksternal dari Kemendiktisaintek, STIKes Salsabila Serang juga terus mendukung pengembangan budaya riset melalui hibah internal kampus yang diberikan kepada dosen sebagai upaya meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

STIKes Salsabila Serang tahun ini berhasil memperoleh hibah penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kemendiktisaintek

meningkat hampir 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total nilai hampir mencapai Rp1 miliar.

“Kalau tahun lalu sekitar Rp300 sampai Rp400 juta, tahun ini hampir Rp900 juta lebih atau mendekati Rp1 miliar,” ujar Leni.

Leni berharap capaian tersebut dapat memotivasi dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas inovasi dan penelitian, khususnya di bidang farmasi dan kebidanan.

“Harapannya bukan hanya soal nominal hibah, tetapi bagaimana hasil riset ini benar-benar berdampak bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” harapnya.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien