Wisata Anyer

Optimalkan Pelabuhan Warnasari, PT PCM Cari Mitra Strategis Asal Jepang

 

CILEGON – PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) resmi membuka peluang investasi bagi investor asal Jepang. Langkah ini ditandai dengan kunjungan perwakilan Kyutsu Global Holding Jepang yang disambut di Aula Setda Kota Cilegon pada Senin (25/5/2026).

​Dalam pertemuan tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon ini memaparkan rencana ekspansi bisnisnya.

PT PCM saat ini memiliki sejumlah potensi besar di sektor kepelabuhanan yang belum tergarap dan siap dikerjasamakan dengan mitra strategis.

​Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT PCM, Didi Sudira, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun sembilan rencana pengembangan bisnis.

Tujuannya adalah untuk memperkuat peran perusahaan di sektor kepelabuhanan dan jasa pendukung lainnya.

​Meski demikian, dari seluruh rencana tersebut, baru satu unit usaha yang telah beroperasi secara aktif dan menyumbang pendapatan bagi perusahaan.

​”Dari sembilan bisnis yang kami rencanakan, baru satu unit bisnis yang berjalan,” ujar Didi saat menyampaikan pemaparan.

​Unit usaha yang sudah berjalan tersebut bergerak di bidang jasa pelayanan kapal, yang melayani berbagai kebutuhan operasional di kawasan pelabuhan.

HUT PRAMUKA 2026

“Layanan ini meliputi jasa tambat, labuh, pemanduan, penundaan, serta aktivitas kepelabuhanan lainnya,” tambah Didi.

​Kinerja lini bisnis ini pun menunjukkan tren positif. Berdasarkan data operasional sepanjang tahun 2025, PT PCM tercatat telah melayani sekitar 1.000 pergerakan kapal yang tersebar di wilayah utara dan selatan.

Capaian ini menjadi modal kuat bagi perusahaan untuk memperluas ekspansi sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kota Cilegon.

​Untuk memaksimalkan potensi yang ada, PT PCM kini menawarkan delapan rencana usaha tersisa kepada para calon investor.

Didi menilai, sektor-sektor yang akan dikembangkan ini memiliki keterkaitan erat (relate) dengan lini bisnis yang digeluti oleh perusahaan-perusahaan Jepang yang hadir dalam pertemuan tersebut.

​”Delapan bisnis lainnya merupakan peluang bagi Bapak-Bapak sekalian untuk berinvestasi dan bermitra dengan PT PCM. Skemanya fleksibel, bisa melalui Kerja Sama Operasional (KSO), joint operation, hingga sistem sewa,” jelas Didi.

​Langkah agresif PT PCM ini juga sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Cilegon.

Saat ini, pemkot setempat tengah memprioritaskan pengembangan kawasan Pelabuhan Warnasari sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah tersebut.

​”Seluruh rencana ini berjalan selaras dengan program Pemerintah Kota Cilegon dalam mengembangkan Pelabuhan Warnasari,” pungkasnya. (*/ARAS)

HUT Kota Serang DPMPTSP
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien