Anggota Saka Bhayangkara Polres Cilegon Dibekali Pengetahuan dan Keterampilan Kepolisian Lewat Diklatsar
CILEGON – Anggota Saka Bhayangkara Polres Cilegon mendapatkan pembekalan berbagai pengetahuan dan keterampilan dasar kepolisian melalui kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) yang digelar selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juni 2026, di Exodan Park, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga mengatakan Saka Bhayangkara merupakan wadah pembinaan generasi muda yang berada di bawah binaan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam pembekalannya, Kapolres menjelaskan berbagai fungsi teknis kepolisian kepada para peserta. Salah satunya mengenai fungsi lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Adik-adik diperkenalkan mengenai rambu-rambu lalu lintas, mulai dari rambu peringatan, larangan hingga perintah. Mereka juga belajar mengenali marka jalan, memahami jenis jalan nasional, provinsi maupun kota, serta tata cara penanganan awal kecelakaan lalu lintas,” kata Martua Silitonga, Senin (29/6/2026).
Selain materi lalu lintas, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai fungsi reserse, mulai dari pengenalan tempat kejadian perkara (TKP), teknik pengumpulan alat bukti, hingga memahami perbedaan tindak pidana yang terjadi karena unsur kesengajaan maupun kelalaian.
Peserta juga mendapatkan materi pembinaan masyarakat (Binmas) yang menitikberatkan pada upaya membangun kemitraan dengan masyarakat melalui pendekatan kepada tokoh masyarakat, ketua RT/RW, maupun organisasi kemasyarakatan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Selanjutnya, materi intelijen dan keamanan (Intelkam) diberikan agar anggota Saka Bhayangkara memahami pentingnya pengumpulan informasi, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta menjaga netralitas dalam berbagai kegiatan masyarakat.
Sementara itu, materi Samapta difokuskan pada pengenalan tugas pengamanan objek vital, pengawalan, serta prosedur pengamanan tahanan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian.
Di akhir penyampaiannya, Martua Silitonga yang juga dipromosikan sebagai Wadirnarkoba Polda Metro Jaya berpesan kepada seluruh peserta agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi disiplin, menghormati orang tua, guru, dan masyarakat, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita.
“Apapun cita-cita adik-adik, baik menjadi polisi, dokter, pengusaha maupun profesi lainnya, kuncinya adalah belajar, disiplin, bekerja keras, menghormati orang tua, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Cilegon IPTU Muyidin menjelaskan Diklatsar Saka Bhayangkara dilaksanakan selama empat hari tiga malam dengan tujuan membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan jiwa korsa, serta memperluas pengetahuan anggota Saka Bhayangkara.
Menurutnya, materi yang diberikan meliputi dasar-dasar kepramukaan, Krida Lalu Lintas, Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), pencegahan bencana, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), pencarian dan penyelamatan (SAR), wawasan kebangsaan, bela negara, hingga kegiatan renungan jiwa dan api unggun sebagai penguatan mental peserta.
“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Diklatsar ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polres Cilegon dengan anggota Pramuka Saka Bhayangkara,” kata Muyidin.***

