Wisata Anyer

Resmi Buka Kongres VII BM PAN di Anyer, Zulkifli Hasan Siap Andalkan Anak Muda untuk Target 3 Besar di Pemilu 2029

PLN Banten HUT Bhayangkara

SERANG – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, secara resmi membuka Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) dalam sebuah gelaran yang bernuansa modern, teknologi dan energi anak-anak muda, Jumat (10/07/2026) malam.

Pada gelaran akbar lima tahunan yang kali ini berlangsung di Marbella Hotel Anyer itu, Zulhas terus menekankan bahwa PAN pada Pemilu 2029 mendatang harus mencapai target 3 besar perolehan suara.

Dalam pidato arahannya, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan ini menekankan pentingnya soliditas organisasi dan penguatan ideologi partai demi mewujudkan kedaulatan nasional.

Zulhas juga mengingatkan para kader bahwa keberhasilan politik hanya dapat diraih melalui kesungguhan, kerja keras, dan ikatan persaudaraan yang kokoh.

“Kita harus kokoh. Tidak ada kemajuan atau kesuksesan jika kita pecah,” tegasnya di hadapan peserta kongres.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa BM PAN merupakan wadah proses pembelajaran bagi calon pemimpin masa depan.

Target capaian 3 besar di Pemilu 2029 disebutnya berada pada pundak anak-anak muda di BM PAN.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas memberikan tantangan besar kepada organisasi sayap pemuda PAN ini.

Ia menargetkan BM PAN untuk mampu menyiapkan sedikitnya 3.000 kader yang terlatih dan siap bertarung di lebih dari 500 kabupaten/kota di seluruh Indonesia pada Pemilu 2029.

Kader-kader BM PAN ini diharapkannya akan menjadi ujung tombak partai dalam program “Bantu Rakyat”.

Masa depan PAN, menurut Zulhas, sangat bergantung pada kekuatan organisasi sayap kepemudaan tersebut.

Karena itu, kader muda dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan keberhasilan partai di masa mendatang.

“Ini Barisan Muda PAN, ini yang paling depan. Jadi, kesuksesan kita nanti tergantung mereka, anak-anak muda,” tegasnya lagi dalam kesempatan wawancara dengan wartawan usai pembukaan Kongres VII BM PAN.

“Zamannya sekarang zaman anak muda. Oleh karena itu, dalam pidato tadi saya mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan,” ujarnya.

Zulhas juga mengingatkan seluruh kader BM PAN agar terus menjaga soliditas organisasi.

Menurut dia, persatuan menjadi modal utama untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kalau kita kompak, kita bisa berbuat banyak untuk masyarakat. Karena anak muda, mahasiswa, biasanya memiliki dinamika yang tinggi,” tegasnya.

Meski mengakui dinamika di kalangan generasi muda merupakan hal yang wajar, ia berharap kondisi tersebut tidak menimbulkan perpecahan di internal organisasi.

Sebaliknya, seluruh kader diminta tetap mengedepankan semangat persaudaraan.

“Walaupun dinamikanya tinggi, tetap harus saling menyayangi sebagai saudara. Tujuan kita adalah berbuat baik untuk masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Zulhas kembali menegaskan bahwa keberlangsungan dan kemajuan PAN pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kekuatan BM PAN sebagai wadah kaderisasi generasi muda.

“Karena nanti PAN ini tergantung sama BM. Kalau BM-nya kuat dan hebat, PAN juga akan hebat,” pungkasnya.

Selain konsolidasi internal, dalam pidato sambutannya Zulhas juga memaparkan visi dan strategis partai terkait isu-isu nasional, terutama mengenai dukungannya pada visi kedaulatan pangan Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengkritik ketergantungan negara Indonesia selama ini pada pasar bebas yang sering kali merugikan rakyat kecil dan menegaskan bahwa negara harus hadir menguasai kekayaan alam untuk kemakmuran bersama.

Zulhas juga menyinggung berbagai proyek strategis pemerintah seperti pengelolaan sampah, bursa karbon, hingga pengembangan lumbung pangan di Papua sebagai bagian dari perjuangan menyejahterakan rakyat.

Diketahui, Acara pembukaan Kongres VII BM PAN ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Sekjend DPP PAN Eko Patrio, dan menteri dari Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Desa, Yandri Susanto; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi; Menteri Perdagangan, Budi Santoso; dan Wamendagri, Bima Arya.

Hadir juga Ketua dan Anggota DPR RI Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan dan suami Zumi Zola; Farel Bramasta; Edison Sitorus; Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno; Ketua Umum BM PAN Pasha Ungu bersama mantan-mantan Ketum BM PAN periode sebelumnya, serta sejumlah pengurus penting DPP PAN dan BM PAN di tingkat pusat.

Turut hadir juga tokoh daerah Banten, Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah beserta istri Irna Narulita yang merupakan Ketua DPW PAN Banten, dan juga Ratu Rachmatuzakiyah, Bupati Serang.

Pembukaan dimulai dengan LED Interactive Dance Performance, yang menampilkan perpaduan antara seni tari (dance) dan teknologi modern menciptakan inovasi visual dengan AI yang spektakuler.

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyalaan cahaya dengan LED Interactive sebagai simbol harapan dan energi baru untuk Indonesia yang lebih maju. (*/Red)

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien