
SERANG – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen partainya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan usai membuka Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN), Jumat (10/7/2026) malam.
Menurutnya, dukungan PAN didasarkan pada kesamaan nilai perjuangan dan komitmen menjaga kepentingan nasional.
Dalam pidatonya pada pembukaan Kongres Nasional Barisan Muda PAN di Kota Serang, Zulkifli Hasan menyinggung pentingnya kemandirian pangan sebagai bagian dari kehormatan bangsa.
Ia menilai kebutuhan pokok seperti beras tidak semata dipandang dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi negara.
“Misalnya kalau kita tidak punya beras tapi punya uang yaudah beli aja, itu pasar bebas! Karena sawit lebih menguntungkan tanam sawit aja, nanti dapet duit uangnya buat beli beras,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Namun menurutnya, pandangan tersebut tidak sepenuhnya tepat karena beras merupakan kebutuhan dasar yang harus dijaga keberadaannya melalui produksi dalam negeri.
“Beras itu kebutuhan, itu kehormatan, kehormatan siapa, kehormatan keluarga kita yang di kampung yang bertani yang nanam padi,” katanya.
Selain menyoroti isu pangan, pria yang akrab disapa Zulhas ini juga menegaskan bahwa kekayaan negara harus dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Hal itu, kata dia, menjadi bagian dari nilai perjuangan yang terus dipegang PAN.
“Kekayaan negara itu harus kita kembalikan kepada negara, nilai-nilai perjuangan itu kita setia ke nilai-nilai perjuangan itu,” imbuhnya.
Zulhas juga mengungkapkan alasan PAN tetap konsisten berada di barisan Prabowo Subianto selama tiga kali kontestasi pemilihan presiden.
Ia mengatakan, meski memiliki perbedaan pandangan dengan pihak lain, PAN telah menentukan sikap politik berdasarkan keyakinannya.
“Kita berpendapat beda, jadi PAN sudah memilih ini betah 3 kali dengan Pak Prabowo walaupun baru menang sekarang,” tuturnya.
Ia pun menyebut kemenangan Prabowo pada Pilpres terakhir menjadi buah dari konsistensi perjuangan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Sementara dalam sesi wawancara wartawan usai pembukaan Kongres VII BM PAN, Zulhas melemparkan kode bahwa PAN akan kembali bersama koalisi Prabowo.
Saat wartawan menanyakan dukungan PAN pada Pilpres 2029 mendatang, Zulhas menjawab singkat.
“Iya kalah aja tiga kali (bersama Prabowo), masa menang sekali ya kan, iya dong,” pungkasnya. (*/ARAS)

