Mahasiswa Dorong Pemkab Lebak Perkuat Pendidikan Karakter dan Pembinaan Sosial bagi Generasi Muda

LEBAK– Koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) meminta Pemerintah Kabupaten Lebak meningkatkan upaya pembinaan sosial dan penguatan pendidikan karakter sebagai bagian dari strategi menjaga kualitas generasi muda di tengah berkembangnya berbagai dinamika sosial.
Dalam pernyataan resminya, KUMALA menilai sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, keluarga, dan elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar pembentukan karakter generasi muda berjalan secara berkelanjutan.
Ketua Departemen Agitasi Media Propaganda KUMALA, Idham M. Haqim, mengatakan pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat mengoptimalkan program pembinaan yang menyentuh masyarakat secara langsung.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Satpol PP, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta instansi terkait untuk memperkuat pendidikan karakter, pembinaan sosial, dan langkah-langkah preventif agar tercipta lingkungan yang kondusif bagi perkembangan generasi muda,” ujar Idham, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, pendekatan edukatif dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai yang hidup di lingkungan sosial.
Karena itu, ia berharap program pembinaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki dampak nyata dan berkelanjutan.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan KUMALA, Ayu Lestari.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman serta mendukung pembentukan karakter anak dan remaja.
“Generasi muda membutuhkan lingkungan yang positif. Oleh sebab itu, diperlukan komitmen bersama agar pembinaan dapat berjalan secara konsisten melalui pendidikan, pengawasan, dan pendampingan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Selain menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah, KUMALA juga mengajak DPRD Kabupaten Lebak untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pembinaan sosial dan pendidikan karakter yang dilaksanakan pemerintah.
Organisasi tersebut menilai evaluasi berkala diperlukan agar setiap program mampu memberikan manfaat yang terukur.
KUMALA berharap penguatan pendidikan karakter menjadi agenda bersama yang melibatkan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta lembaga pendidikan.
Menurut organisasi tersebut, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting dalam membangun ketahanan sosial di Kabupaten Lebak.
Dalam keterangannya, KUMALA menegaskan bahwa seluruh penyampaian aspirasi dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengedepankan prinsip dialog, konstitusional, dan penghormatan terhadap hukum yang berlaku di Indonesia. (*/Sahrul).

