Perumda Tirta Albantani Terima Hibah SPAM Mobile dari Korea Selatan, Solusi Air Bersih untuk Wilayah Pesisir Serang

SERANG – Perumda Tirta Albantani Kabupaten Serang resmi menerima bantuan hibah berupa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mobile dari Pemerintah Kota Gyeongju, Korea Selatan.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama kedua pihak dalam penyediaan air minum dan pengelolaan air limbah yang berkelanjutan.
Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis saat kunjungan delegasi Pemerintah Kota Gyeongju ke kantor Perumda Tirta Albantani di Kedalingan, Kota Serang, Senin (3/8/2026).
Kunjungan ini sekaligus menjadi tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah dibangun kedua belah pihak.
Direktur Utama Perumda Tirta Albantani, Eli Mulyadi, mengatakan kunjungan tersebut merupakan balasan atas lawatan jajarannya ke Korea Selatan beberapa waktu lalu dalam rangka menjajaki kerja sama pengembangan SPAM Ciruas-Kragilan.
Menurut Eli, bantuan SPAM Mobile diproyeksikan untuk melayani masyarakat di wilayah pesisir utara Kabupaten Serang, khususnya Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses air bersih.
“SPAM Mobile dirancang sebagai solusi sementara bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan. Satu unit dapat melayani sekitar satu kawasan permukiman dan menjadi alternatif penyediaan air bersih bagi masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, secara bertahap direncanakan tersedia 10 unit SPAM Mobile. Saat ini proses penyusunan desain masih dilakukan sebelum memasuki tahap pembangunan.
Teknologi tersebut bekerja dengan memanfaatkan sumber air baku dari sungai kecil, air payau maupun rawa. Air kemudian diolah melalui instalasi bergerak hingga memenuhi standar air bersih sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Prinsip kerjanya sama seperti instalasi pengolahan air permanen, hanya saja SPAM Mobile bersifat portabel sehingga lebih mudah dipindahkan ke daerah yang membutuhkan,” jelas Eli.

Perumda Tirta Albantani juga telah mengidentifikasi sedikitnya 10 titik sumber air baku di kawasan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara yang akan menjadi lokasi operasional SPAM Mobile.
Selain bantuan hibah, kerja sama dengan Pemerintah Kota Gyeongju juga diarahkan pada investasi pengembangan SPAM Ciruas-Kragilan melalui skema Business to Business (B2B). Nantinya proyek tersebut diharapkan melibatkan perusahaan daerah dari kedua belah pihak sebagai mitra pelaksana.
Eli mengungkapkan, inisiasi kerja sama ini telah dimulai sejak kunjungan Perumda Tirta Albantani ke Korea Selatan pada Desember 2022 melalui pengajuan proposal berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).
Menurutnya, masih banyak desa di Kabupaten Serang yang belum menikmati layanan air minum karena keterbatasan investasi jaringan perpipaan sehingga dibutuhkan alternatif pelayanan yang lebih fleksibel.
Terkait mekanisme pelayanan kepada masyarakat, Eli mengatakan skema operasional masih akan dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Serang.
Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain layanan gratis, subsidi pemerintah, maupun kolaborasi dengan pemerintah desa untuk pembiayaan operasional seperti bahan bakar dan listrik.
Sementara itu, perwakilan KECC, Lee Sang Hoon, mengatakan kerja sama tersebut dilandasi keinginan membantu Kabupaten Serang mengatasi persoalan kekeringan sekaligus memperkuat kapasitas teknis di bidang penyediaan air bersih.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang sehingga kedua pihak memperoleh manfaat dan mampu meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ujarnya melalui penerjemah.
Senada dengan itu, Kepala Divisi Pengolahan Air Limbah Pemerintah Kota Gyeongju, Ryu Si Chul, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Serang dan Perumda Tirta Albantani.
Ia menilai kerja sama tersebut bukan sekadar agenda teknis, melainkan menjadi langkah awal membangun kemitraan jangka panjang dalam mewujudkan sistem penyediaan air minum yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Serang.***


