Tangan Melepuh Serta Bersyukur Istri dan Anak Selamat, Kesaksian Dian Samudera Korban KMP Batu Mandi yang Dibantu Nelayan Sekitar
CILEGON–Detik-detik mencekam dialami Dian Samudera Prabowo (32) saat KMP Batu Mandi terbakar di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026) sore.
Warga Prabumulih, Sumatera Selatan itu harus turun lewat tali tambang kapal dengan tangan melepuh demi menyelamatkan istri dan anaknya.
Dian bersama istri dan anaknya saat itu dalam perjalanan dari Sumatera menuju Depok.
Ia tak menyangka perjalanan pulang itu berubah menjadi perjuangan hidup dan mati.
Kepanikan memuncak saat api mulai membesar. Sebagian penumpang menyelamatkan diri lewat seluncuran evakuasi dan melalui tali kapal.
Demi menyelamatkan diri, Dian terpaksa turun menggunakan tali tambang kapal hingga tangannya mengalami luka melepuh.
Dian juga menceritakan, perahu-perahu nelayan sekitar lokasi berdatangan, mereka mendekat untuk memberikan pertolongan.
“Alhamdulillah, kapal-kapal kecil milik warga sekitar Merak sangat membantu proses evakuasi kami,” kata Dian.
Meski harus merelakan mobilnya tertinggal di dalam kapal bersama 88 kendaraan lainnya, Dian bersyukur istri dan anaknya selamat.
Diketahui, KMP Batumandi yang mengangkut 420 penumpang, 40 kru, dan 89 unit kendaraan itu terbakar saat hendak sandar di Dermaga Merak.
Berkat kesigapan kru dan bantuan spontan nelayan sekitar, seluruh penumpang berhasil dievakuasi selamat.
Gubernur Banten Andra Soni pun memberikan apresiasi khusus kepada para nelayan Merak yang secara sukarela membantu evakuasi, termasuk menyelamatkan bayi dan anak-anak.
“Saya mengapresiasi reaksi spontan masyarakat dan para nelayan yang secara sukarela membantu evakuasi. Terima kasih kepada warga sekitar Merak yang telah menolong saudara-saudara kita,” ujar Andra.
Sebanyak 16 penumpang dilaporkan sempat mendapat penanganan medis, 11 orang di Puskesmas Pulomerak dan 5 orang di RS Krakatau Medika. Penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi KNKT dan kepolisian.***

