2 Begal yang Dilumpuhkan Polisi di JLS, Setelah Beraksi di Perumahan Arga Baja dan Perumnas Cibeber

CILEGON – Aksi nekat dua pelaku begal motor yang diketahui bernama Rahman dan Karim, akhirnya mendapatkan balasan setimpal dari pasukan Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dari Polres Cilegon.

Selasa (14/3/2017) petang, Berdasarkan informasi yang diterima Fakta Banten, kedua pelaku sebelumnya pada pukul 18.00 WIB sempat melakukan aksi begal di sekitar Kompleks Perumahan Arga Baja Pura, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol dengan menodongkan senjata api ke korbannya, namun tak berhasil merampas kendaraan korban.

Setelah gagal, kedua pelaku melanjutkan aksinya ke daerah Perumnas Cibeber dan berhasil merampas 2 (dua) unit kendaraan bermotor merk Honda jenis matic dengan nomor polisi A 332 WT dan A 6124 HQ.

Para pelaku kemudian membawa motor tersebut ke arah JLS (Jalan Lingkar Selatan) dan tim Reskrim Polres Cilegon segera melakukan pengintaian dan pengejaran, setelah mendapatkan ciri-ciri dari keterangan saksi atau korban.

Kartini dprd serang

Saat diberhentikan oleh polisi, kedua pelaku mengeluarkan dan mengarahkan senjata api ke arah tim reskrim dan akhirnya terjadi baku tembak hingga akhirnya kedua pelaku berhasil dilumpuhkan sekitar pukul 20.00 WIB, tepatnya di Lingkungan Curug, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon.

“Tadi memang ada giat penangkapan pelaku curanmor yang sedang melakukan transaksi jual beli sepeda motor. Dan pada saat digeledah, salah seorang tersangkan mengeluarkan senpi dan mengancam aparat,” ungkap Kapolsek Cibeber, AKP Salahuddin, yang ditemui di lokasi.

Dikatakannya, salah satu pelaku bernama Karim akhirnya harus menghembuskan nafas terakhirnya dan rekannya Rahman, hanya mendapatkan luka akibat timah panas yang bersarang di kakinya.

“Satu orang tersangka berinisial KJ tewas meninggal, sedangkan satu lainnya dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya,” jelas Kapolsek.

Menurut informasi yang didapat Fakta Banten, dua pelaku yang dibekuk malam itu yakni KJ (25) dan rekannya MR (20) adalah komplotan Lampung Timur, spesialis begal yang sudah menjadi target operasi selama ini. (*)

Polda