Komunitas Sempat Terputus Nyambung Kembali Gelar Santunan Anak Yatim

CILEGON – Komunitas Sempat Terputus Nyambung Kembali (STNK) menggelar santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa sekaligus buka bersama yang digelar di Link. Kaligandu Bujang Boros, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Minggu (26/5/2019).

Komunitas yang pada mulanya terbentuk dari Media Sosial Facebook ini, selain rutin menggelar silaturahmi sesama anggota dengan Kopdar sebulan sekali, kegiatan memberikan santunan di setiap bulan Ramadhan juga menjadi program rutin.

“Alhamdulillah Keluarga Besar STNK di bulan suci Ramadhan ini bisa berbagi bersama 70 anak yatim dan dhuafa yang diselenggarakan di Link. Kaligandu Bujang Boros. Penerima atau peserta ini terbagi dari beberapa daerah yang dibawa oleh masing-anggota anggota STNK,” kata Ketua STNK, Muhadirin, kepada faktabanten.co.id usai acara.

Ks nu

“Donasi santunan ini dari anggota STNK dan para darmawan yang peduli. Ini acara santunan yang ke dua, tahun lalu bertempat di Basecamp STNK di Link. Kependilan juga kita mengadakan santunan, mudah-mudahan tahun depan dan seterusnya kita masih kompak dan bisa menyisihkan rezeki bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu,” imbuh pria yang akrab dipanggil Kang Jenggot Naga ini.

Sementara itu, Penasehat komunitas STNK Tubagus Ade Fachrudin, mengapresiasi kepedulian dan kekompakan pengurus dan anggota STNK. Terlebih komunitas yang eksis di Cilegon dan Serang ini, juga ikut bergabung dan aktif mengikuti komunitas Medsos hingga tingkat Provinsi Banten.

Selain itu, Tubagus Ade juga berharap silaturahmi antar anggota komunitas terus dijaga dan ke depan terus dikembangkan agar tidak sampai putus lagi.

“Alhamdulillah, ini bentuk rasa syukur dan kepedulian dulur-dulur STNK di bulan suci ini semoga ini menambah keberkahan. Kami masih aktif berinteraksi komunikasi di Medsos, namun aksi di darat ini lebih luar biasa kompak mulai dari penggalangan donasi hingga pelaksanaan kegiatan kemanusiaan ini. Terus berbuat kebaikan dan jaga kekompakan dan silaturahmi,” tandasnya. (*/Ilung)

Cibeber nu