Wisata Anyer

Bermunculan Hoax-hoax Terkait Kasus Pembunuhan Anak Kelas 4 SD di Rumah Mewah Cilegon

Dindik HUT Tangerang Kab

 

CILEGON – Polres Cilegon hingga Senin (22/12/2025) belum mengumumkan identitas pelaku pembunuhan anak berinisial MA yang terjadi di Komplek BBS III, Kota Cilegon.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

Di tengah proses penyelidikan, beredar sejumlah informasi tidak benar di media sosial.

Beberapa video menampilkan seorang perempuan mengenakan baju tahanan oranye dengan pengawalan petugas yang diklaim sebagai pelaku pembunuhan MA.

Staf Ahli Bupati HUT Tangerang Kab

Video-video tersebut disertai narasi motif dan kronologi kejadian, sehingga memicu spekulasi serta kebingungan di tengah masyarakat.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Cilegon, IPTU Sigit Dermawan, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

“Hati-hati banyak video hoax di medsos itu, jangan buru-buru percaya, tapi banyak masyarakat juga yang tahu kalau itu foto lama,” jelas Sigit, Senin (22/12/2025).

Disdukcapil HUT Tangerang Kab

Ia menegaskan, video yang beredar luas tersebut tidak berkaitan dengan kasus pembunuhan MA di BBS III.

“Video yang banyak beredar itu , kasus pembunuhan anak perempuan yang dibuang di Bayah itu,” ujarnya.

Sigit menyebut, dari tampilan video juga terlihat jelas bahwa rekaman tersebut merupakan kasus lama.

“Itu bisa dilihat, Kasat Resersenya masih yang lama,” kata Sigit.

Polisi menilai penyebaran hoaks dapat mengganggu proses penyelidikan dan menimbulkan keresahan publik.

Karena itu, masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari kepolisian.

Terkait video-video tersebut, kepolisian juga melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Soal video-video itu, dari siber juga sedang menyelidiki siapa pelakunya,” pungkas Sigit. (*/ARAS)

DTRB HUT Tangerang Kab
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien