Buka Posko Tes Antigen, Berkarya Cilegon: Kami Hadir Untuk Masyarakat

CILEGON – DPD Partai Berkarya Kota Cilegon membuka posko antigen gratis untuk masyarakat yang hendak menyebrang ke pulau Sumatera sebagai syarat penyebrangan, posko ini dibuka pada Kamis (16/9/2021) di Jalan Fly Over Merak, Link Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Grogol.

“Kita tahu bahwa pandemi ini belum berakhir dan pembatasan kegiatan masyarakat masih diberlakukan, semua itu yang melatar belakangi kami melakukan ini. Hasil tes rapid antigen adalah syarat penting untuk menyebrang, untuk itu kami bersama pihak swasta, klinik dan Organisasi Kendaraan Darat (ORGANDA) Banten siap membantu peredaran manusia dari Jawa ke Sumatera,” kata Ketua DPD Partai Berkarya Cilegon Rebudin kepada Fakta Banten.

Ia menganggap selagi pembatasan masyarakat belum dihentikan dan hasil antigen menjadi syarat pihaknya melalui kerjasama akan terus melakukan upaya untuk menjadi solusi bagi masyarakat.

“Kami siap 24 jam disini, karena ini adalah zona yang sewaktu waktu pasti dilewati ada penyebrangan, kami perihatin jika ada saudara atau masyarakat kami dan juga dari luar kota yang ingin menyebrang tapi tidak punya persyaratan tersebut, maka dari itu kami hadir di tengah kepentingan dan keinginan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kecamatan Grogol Intini mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Partai Berkarya untuk hadir di tengah kebutuhan masyarakat.

“Launching tes antigen untuk persyaratan perjalanan ke luar kota ini sangat membantu masyarakat, semoga masyarakat tersadar akan kesehatan terlebih di masa pandemi,” harapnya.

Penanggung jawab klinik Dr. Pipit Yuliarpan MARS menjelaskan jika ada pasien yang positif dalam hasil tesnya pihaknya akan melakukan imbauan isolasi mandiri dan dianjurkan tidak melanjutkan perjalanan.

“Banyak masyarakat yang merasa kesusahan akhirnya memutuskan untuk membeli hasil tes palsu, sehingga mereka berfikir tanpa swab bisa mendapatkan hasilnya, makanya kita hadir untuk mendekatkan akses kepada mereka supaya tidak tertipu oleh pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat untuk tidak percaya dengan tes antigen yang didapatkan secara instan tanpa melakukan tes, ia juga menjelaskan tarif yang dikenakan saat tes sudah terbilang standar yaitu Rp99.000 (*/Ihsan)