Gencar Beasiswa Full Sarjana, Pemkot Cilegon Sosialisasi ke Sekolah-sekolah

 

CILEGON – Pemerintah kota Cilegon mensosialisasikan program Beasiswa Full Sarjana S1 di Aula ini SMKN 1 Kota Cilegon, pada Kamis (1/12/2022).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Helldy Agustian selaku Walikota Cilegon untuk meningkatkan SDM di Kota Cilegon.

Walikota Cilegon, Helldy Agustian menyampaikan kepada awak media di sekolah SMKN 1 Kota Cilegon yang berlokasi di Jalan Kedung baya, Kelurahaan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, alasan sosialisasi dilakukan di SMK itu karena sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah berprestasi di Kota Cilegon.

“Oleh karena itu kami hadir secara langsung, kita roadshow dalam rangka mensosialisasikan program Beasiswa Full Sarjana S1 kepada seluruh masyarakat kota Cilegon, salah satunya di SMKN 1 Cilegon ini,”ungkapnya

Ia mengatakan, untuk syarat dan ketentuan umumnya, beasiswa tersebut diperuntukan bagi seluruh masyarakat asli Kota Cilegon minimal 5 tahun sudah tinggal di Kota Cilegon.

“ini adalah salah satu Program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon bekerjasama dengan Diskominfo Kota Cilegon, supaya program beasiswa Full Sarjana S1 ini bisa di rasakan nilai manfaat oleh masyarakat Kota Cilegon khususnya,” jelasnya.

Diketahui juga, beasiswa tersebut diperuntukan untuk Lulusan SLTA yang lulus tahun 2020, 2021 dan 2022 serta memiliki nilai indek prestasi kumulatif (IPK) tidak kurang dari nilai 3.

“kami memberikan 5000 Beasiswa di 8 semester dikali 3.000.000 rupiah, setiap tahunnya 1000 orang, tahun kemarin kita sudah realisasikan 523 orang, sehingga masih ada kekurangan 477 orang di tambah 1000 menjadi 1477, orang di tahun ini,” kata Helldy.

Sankyu ks

lebih lanjut ia menambahkan, Pemkot Cilegon sedang menyeleksi 1200 orang dan menargetkan 1200 lagi.

“Artinya syarat-syarat yang secara globalnya yang tinggal di Kota Cilegon selama 5 tahun, yang kedua keluarga yang kurang mampu dan sekolahnya berprestasi kemudian yang ketiga (IPK) nya nantinya mereka mendaftar lagi, harus dengan IPK nya 3 sendiri,” tuturnya

Dijelaskan, apabila IPK tersebut kurang dari 3, maka nama siswa tersebut akan dicoret.

“Kita memiliki standarisasi nilai tidak kurang dari 3, yang empat ada 3 angkatan tahun 2023 besok, 2021 dan 2022 itu tiga angkatan keatas dahulu kalau mereka lulus di Universitas se-Indonesia dengan syarat yang tadi maka kita biayai,” ujar Helldy.

Diterangkan kembali, apabila mereka tidak lulus Universitas Negeri, maka Pemerintah Kota sudah siapkan 13 Universitas swasta se-provinsi Banten.

“kami ada 10 Universitas yang akan MOU, jadi ada 23 universitas, tidak ada alasan orang di Kota Cilegon kurang mampu yang miskin, tidak kuliah di Kota Cilegon,” pungkasnya.

Sementara itu, Heni Anita Susila selaku Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon menambahkan kegiatan tersebut merupakan program utama Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon.

“Mudah-mudahan sampai akhir Desember selesai, ada 8 sekolah lagi yang harus kita roadshow kan, jadi tinggal 2 sekolah lagi di akhir tahun 2022,” jelas Heni.

Ia mengungkapkan, yang menjadi target Dindik untuk tahun depan datanya sudah ada di Dinas pendidikan, namun syaratnya siswa-siswi anak sekolah yang berprestasi harus diterima dahulu, di Universitas Negeri.

“Kalau sudah kuliah baru bisa daftarkan, kalau belum kuliah belum, jadi harus terdaftar dulu di Universitas negeri kalau yang tidak mampu bisa mendaftar Universitas negeri dan Universitas Swasta. Dan dengan adanya program beasiswa Full Sarjana S1 untuk masyarakat Kota Cilegon harapnya sih masa depan cilegon lebih baik lagi,” tutupnya. (*/Hery)