Wisata Anyer

GSCM Sukses Buat suasana peringatan HUT RI Ke 81 Tingkat Kota Cilegon lebih Hidup

HUT RI PT PCM – KPP

CILEGON – Penampilan Gita Swara Cilegon Mandiri (GSCM), Senin (17/8/2026) turut menghidupkan suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Alun-alun Kota Cilegon.

Grup Paduan suara binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon itu tampil membawakan sejumlah lagu dalam rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Penampilan puluhan anggota GSCM mendapat perhatian karena membawakan lagu-lagu nasional dengan harmonisasi suara yang kompak.

Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan nuansa nasionalisme melalui seni dan budaya dalam momentum peringatan HUT RI.

Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, GSCM merupakan kelompok paduan suara yang berada di bawah pembinaan bidang kebudayaan Dindikbud Kota Cilegon.

“Paduan suara ini kan di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, khususnya di bidang kebudayaan. Namanya Gita Swara Cilegon Mandiri (GSCM),” kata Heni, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, anggota GSCM tidak dipilih secara sembarangan. Para peserta terlebih dahulu mengikuti proses audisi untuk mendapatkan anggota yang memiliki kemampuan vokal dan musikalitas sesuai dengan kebutuhan kelompok paduan suara.

“Anak-anak ini sudah mulai dilatih itu pada saat mereka audisi untuk para peserta paduan suara. Jadi mereka adalah anak-anak yang terpilih pada saat audisi,” ujarnya.

Heni menjelaskan, dari proses audisi tersebut terpilih sekitar 50 peserta yang kemudian mendapatkan pembinaan dan latihan secara rutin dari Dindikbud Kota Cilegon.

“Ada sekitar 50 orang ya yang dipilih, kemudian dilatih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon,” katanya.

Proses pembinaan GSCM melibatkan pelatih yang memiliki pengalaman di bidang paduan suara. Heni menyebut Leni dari SD Al-Azhar bersama Rahel yang merupakan bagian dari lingkungan Dinas Pendidikan turut menangani proses latihan para peserta.

“Pelatihnya ada Bu Leni dari SD Al-Azhar ya, dengan Rahel, ini orang Dinas Pendidikan juga,” tutur Heni.

Ia mengatakan, latihan dilakukan secara berkelanjutan sejak para peserta mengikuti audisi. Dengan pola pembinaan tersebut, anggota GSCM tidak hanya dipersiapkan untuk tampil dalam peringatan HUT RI, tetapi juga berbagai kegiatan resmi lainnya.

“Dari awal mereka dilatih sampai sehari ini. Kemudian ada juga yang namanya grup paduan suara ini ada yang namanya audisi Gita Bahana Nusantara,” jelasnya.

HUT RI Pramuka Sankyu

Pembinaan yang dilakukan Dindikbud juga telah memberikan kesempatan bagi talenta muda Cilegon untuk berkiprah lebih luas.

Salah satunya melalui ajang Gita Bahana Nusantara yang menjadi wadah bagi pelajar berbakat di bidang seni suara.

Heni menyebut, salah satu peserta asal Cilegon bahkan berhasil mewakili Provinsi Banten dalam ajang tingkat nasional.

Peserta tersebut bernama Dani dan telah tampil dalam konser di Istana Negara pada momentum peringatan HUT RI.

“Alhamdulillah ada satu peserta dari Cilegon yang mewakili Provinsi Banten untuk ke tingkat nasional, yang sekarang sedang tadi pagi konser di Istana Negara, namanya Dani,” ungkapnya.

Menurut Heni, anggota GSCM berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Mereka terdiri atas pelajar SMP, SMA hingga mahasiswa yang memiliki minat dan kemampuan di bidang paduan suara.

“Nah, ini anak-anak ini tentu saja rutin melakukan latihan ya. Ini ada anak-anak SMP, anak SMA, ada mahasiswa juga. Jadi semua pelajar yang ada di Kota Cilegon,” katanya.

Heni menambahkan, latihan GSCM telah berlangsung sejak Mei 2026. Pembinaan tersebut tidak bersifat insidental hanya untuk menyambut peringatan kemerdekaan, melainkan menjadi program yang dilakukan secara rutin sepanjang tahun.

“Pelatihannya dari mulai audisi itu sekitar sesudah Lebaran ya, dan memang kita ini rutin latihannya, tidak hanya untuk 17-an saja,” jelasnya.

GSCM juga disiapkan untuk mengisi berbagai kegiatan resmi pemerintah maupun agenda kebudayaan yang membutuhkan penampilan paduan suara.

Sebelumnya, kelompok tersebut turut tampil dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), termasuk pada acara pembukaan.

“Tidak hanya untuk 17-an saja, tapi juga hari-hari besar nasional lainnya pada saat diadakan upacara atau event-event yang lain yang memang membutuhkan paduan suara. Misalnya kemarin di MTQ, pembukaan, ya seperti itu,” imbuh Heni.

Untuk materi lagu, GSCM tidak hanya membawakan lagu-lagu wajib nasional. Repertoarnya juga mencakup lagu daerah Cilegon serta lagu daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Banyak betul. Lagu-lagu wajib nasional, lagu daerah Cilegon, dan lagu-lagu daerah se-Nusantara,” pungkasnya.***

HUT RI Dindikbud – Disporapar
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien