Jelang Penerimaan Murid Baru, Furtasan Ingatkan Pentingnya Pemerataan dan Pengawasan

 

CILEGON — Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Prof. Dr. H. Furtasan Ali Yusuf, mengingatkan semua pihak agar menjalankan mekanisme penerimaan siswa baru, khususnya di sekolah negeri yang jujur dan adil.

Hal ini disampaikannya dalam acara Pelantikan Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kota Cilegon periode 2025–2027, yang berlangsung di Aula Gedung DPRD Kota Cilegon, Sabtu (17/5/2025).

Furtasan menegaskan bahwa dirinya selaku anggota DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasannya terhadap pelaksanaan SPMB di lapangan.

“Kami di DPR RI itu mempunyai fungsi pengawasan, nanti pas pelaksanaan akan turun ke lapangan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa sekolah negeri memiliki batasan dalam menerima peserta didik baru, yang sudah diatur sesuai dengan kapasitas rombongan belajar dan akan dikunci melalui sistem Dapodik.

“Yang jelas, sekolah negeri tidak bisa jor-joran menerima calon murid baru, karena akan dibatasi sesuai rombongan belajar,” tegasnya.

Furtasan juga menyoroti pentingnya pemerataan dalam proses penerimaan siswa, agar tidak terjadi penumpukan di sekolah negeri saja.

Pemerintah, menurutnya, akan turut membantu pembiayaan bagi siswa yang masuk ke sekolah swasta.

“Biar lebih merata tidak semua di sekolah negeri, tapi tersebar juga di swasta. Terkait biaya pendidikan, nanti dibantu oleh pemerintah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para orang tua untuk mengubah cara pandang mereka dalam memilih sekolah bagi anak-anaknya.

“Mindset orang tua harus berubah, menurut saya, sekolah dimana saja sama tergantung muridnya,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengalamannya sendiri dalam menempuh pendidikan di berbagai jenjang.

“Saya SD dan Doktor saja di Negeri selebihnya swasta, tapi karena ingin belajar ya, alhamdulillah,” katanya.

Dengan pelaksanaan SPMB yang kian dekat, Furtasan mengingatkan semua pihak agar pelaksanaan penerimaan siswa baru berjalan adil, transparan, dan merata di seluruh jenjang pendidikan.

“Tidak ada jaminan sekolah di suatu tempat tertentu menjamin kesuksesan tapi semua tergantung anaknya belajar,” tutup Furtasan. (*/Ika)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien