Kosim Warga Ciwandan Penderita Kanker Mulut Butuh Bantuan

CILEGON – Malang benar nasib yang dialami Kosim (49) warga lingkungan Kracak RT 12 RW 04, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon ini. Betapa tidak, pria paruh baya ini menderita kanker mulut yang membuatnya tidak bisa beraktivitas layaknya kebanyakan orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Fakta Banten, Kosim menderita kanker mulut sejak tahun 2015.
Nurlaela (41) istri Kosim menceritakan, awal muasalnya terjadi kanker mulut pada suaminya tersebut ada bintik merah seperti luka bakar di wajah, lambat laun luka bakar itu semakin membesar hingga membuat bolong pipi sebelah kanan, bahkan bolongnya 6 centimeter dan terlihat lidahnya.
“Awalnya ada bintik merah seperti luka bakar, lalu saya bawa ke Puskesmas Ciwandan, kata tenaga medis suami saya terkena kanker kulit, karena penyakitnya tak kunjung sembuh akhirnya pihak Puskesmas Ciwandan merujuk ke RSUD Cilegon,” katanya, Sabtu (24/1/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, setelah operasi pertama pada tahun 2015 di RSUD tidak ada perubahan, selanjutnya pihak RSUD pada tahun 2016 menyarankan untuk dirujuk ke rumah sakit kanker Darmais Jakarta untuk melakukan operasi kedua. Dan pada tahun 2017 dilakukan operasi kembali di Darmais yaitu operasi pemotongan belalai.
“Untuk ketiga operasi itu saya menggunakan BPJS yang dibiayai oleh Pemerintah Kota Cilegon. Saya sih berniat akan membawa lagi ke Darmais, namun karena keterbatasan ekonomi akhirnya niat itu saya urungkan,” ujar Nurlaela dengan meneteskan air mata.
Nurlaela berharap penyakit yang diderita suaminya cepat sembuh dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa, karena semenjak menderita kanker mulut, ia harus menjadi Ayah sekaligus ibu untuk menopang ekonomi keluarga.
“Saya berharap penyakit yang diderita suami saya cepat sembuh dan bisa bekerja lagi, dan untuk menopang ekonomi keluarga saat ini saya bekerja menjadi petugas kebersihan di salah satu sekolah yang ada di Banjarnegara. Saya juga berharap ada uluran tangan baik dari pemerintah maupun dari pihak darmawan agar suami saya cepat sempuh dan bisa beraktivitas lagi,” katanya. (*/Red)

