Kunjungi Cilegon, KNPI Banten Dorong Pemda Beri Pelatihan Enterpreneur ke Pemuda

CILEGON – Ketua DPD KNPI Banten Mohamad Rano Alfath menilai pengangguran di Provinsi Banten menjadi persoalan krusial yang harus disikapi serius, hal itu diakibatkan minimnya pelatihan enterpreneur yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda).

Padahal perkembangan teknologi informasi menjadi peluang untuk membuka akses kesempatan berusaha. Salah satunya usaha start up atau usaha rintisan yang memanfaatkan era digitalisasi masa kini. Namun, hingga kini pemerintah belum tanggap dalam menyikapi hal itu.

“Apalagi di Banten, terus bertumbuh industri-industri kreatif yang harus ditangkap sebagai peluang,” kata Ketua DPD KNPI Banten, Mohamad Rano Alfath, saat mengunjungi Pemkot Cilegon, Rabu (14/8/2019).

KNPI di bawah kepemimpinannya, ucap Rano, terus mendorong struktur dari Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan untuk menggalakkan kemandirian usaha.

Gagasan tersebut juga diakui Rano, telah disampaikan kepada Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati dalam kesempatan roadshow ke Kota Cilegon, Rabu hari ini.

Advertorial

Advertorial

“Bersama Ibu Wakil kita juga sampaikan persoalan pengangguran yang masih didominasi usia produktif ini,” kata Rano.

Sementara Achmad Baiquni, Bendahara DPD KNPI Banten, mengapresiasi Pemkot Cilegon yang begitu peduli terhadap kepemudaan di Kota Baja.

“Saat bertemu bu Wakil, kita sudah minta agar dibuat program pelatihan tenaga kerja,” katanya.

Pelatihan itu, jelasnya, untuk menciptakan pemuda yang terampil dan siap bersaing di era global. Terlebih, Cilegon adalah daerah industri besar di tanah air.

“Bu wakil menyambut baik atas usul dari kami, karena sudah sesuai kebijakan Pemkot ke depan,” tandasnya. (*/Ocit)