Menghindari Lubang, Ibu Muda Tewas Karena Terlempar dari Motor di Jalan Cilegon – Anyer

CILEGON – Jalan Raya Cilegon – Anyer kembali memakan korban jiwa. Kali ini seorang ibu rumah tangga tewas saat sepeda motor yang dikendarai oleh suaminya terjatuh akibat menghindari jalan yang berlubang tepatnya di Jl. Raya Cilegon menuju Ciwandan tepatnya Link Krenceng, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil Kota Cilegon, Sabtu (14/01).

Korban bernama Eti Suneti, warga Link Kalentemu Timur RT 01 RW 05 Kelurahan Samangraya Kecamatam Citangkil, tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panggung Rawi Cilegon, namun nyawa korban tidak dapat terselamatkan dan akhirnya meninggal.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cilegon AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, sewaktu Suryana Priyatna suami korban yang mengendarai SPM Yamaha Fino Nopol A 4016 WJ membonceng istrinya Eti Suneti melaju di Jalan Raya Cilegon menuju Ciwandan, karena berusaha menghindari jalan yang berlubang menyebabkan isterinya terjatuh.

Kepala korban membentur jalan yang mengakibatkan luka parah di kepala dan langsung di lbawa ke RSUD Panggung Rawi, namun nyawa korban tidak tertolong.

“Pada saat melaju itu, kemungkinan suaminya itu tidak konsentrasi dan tidak memperhatikan ada lubang di tengah badan jalan sehingga menabrak lubang itu yang mengakibatkan saudari Eti Suneti istrerinya terjatuh dan mengalami benturan di kepala dan akibat luka-lukanya itu korban meninggal dunia di RSUD Cilegon,” ujarnya.

AKP Fikri menambahkan, Juga Raya Cilegon – Anyer memang kondisinya banyak yang rusak dan berlubang, dirinya mengimbau kepada pengendara untuk lebih berhati – hati dan melengkapi kelengkapan berkendara untuk menjaga keamanan.

Sankyu ks

“Saya juga mengimbau kepada para pengendara agar lebih berhati – hati ketika berkendara, apalagi jalan Cilegon – Anyer tepatnya di Kubang Sepat hingga Ciwandan kondisinya berlubang dan jangan lupa untuk menggunakan helm pengaman,” ungkapnya.

Saat ditemui di rumah korban, suami korban Suryana Priyatna belum bisa di wawancara karena kondisinya masih trauma.

Sementara itu paman korban, Anton mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti kronologis kejadian kecelakaan, tetapi dirinya baru mengetahui korban telah meninggal saat sudah berada di RSUD Panggung Rawi.

Anton menambahkan, dirinya mengaku sedih karena korban meninggalkan satu anak yang masih kecil.

“Saya tidak tahu bagaimana terjadi kecelakaannya. Ya pasti keluarganya sangat kehilangan, suaminya juga sangat shock. Eti Suneti meninggalkan seorang anak yang masih berusia 7 tahun dan suaminya yang bekerja hanya buruh serabutan,” tuturnya. (*)

Penulis: Adam.