Heboh Rencana Kunjungan Jokowi ke Banten, Ternyata Ada Keterlibatan Adik Ratu Atut
SERANG – Kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten pada Kamis hari ini, 10 September 2026, menjadi sorotan banyak pihak, termasuk menghebohkan media sosial.
Sejumlah pihak juga menyoroti siapa pihak yang berperan sebagai pengundang dan pembuat acara untuk Jokowi itu.
Aktivis LBH PP Muhammadiyah Gufroni melalui akun media sosialnya Gufron Khan, menyebut bahwa yang mengundang Jokowi ke Banten adalah bagian dari keluarga mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.
“Ternyata yang ngundang Jokowi ke Banten tanggal 10 September ini adalah adiknya Atut (mantan Gubernur Banten) yang juga sama-sama pernah menjadi narapidana korupsi,” tulis Gufron dalam postingannya.
Diketahui, Peguron Silat Mande Macan Guling dipimpin oleh ketua umum yakni Ratu Lilis Karyawati. Ratu Lilis ini adalah adik dari Ratu Atut Chosiyah.
Peguron Mande Macan Guling ini yang mengakui akan menggelar acara Keceran bagi para pendekarnya, dan mengundang secara khusus mantan Presiden Jokowi.
Gufron Khan dalam postingannya itu juga mengunggah tangkapan layar berita dari salah satu media, bertajuk “VONIS ADIK ATUT” tertanggal 15 April 2015.
Berita tersebut memberitakan vonis terhadap Ratu Lilis Karyawati Chasan yang dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp5,6 miliar dalam kasus korupsi proyek sodetan Sungai Cibenuangen di Kabupaten Lebak senilai Rp19 miliar.
Gufron dalam postingannya mempertanyakan maksud di balik undangan tersebut.
“Apakah ini petanda kebangkitan dinasti Atut di perpolitikan Banten dengan cara mengundang Jokowi di Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten?” tulisnya.
Isu ini turut memicu reaksi warganet. Beberapa komentar menyinggung soal politik dinasti, sementara lainnya menyoroti polemik kehadiran pejabat di daerah.
Di sisi lain, rencana kedatangan Jokowi ini juga mendapat penolakan dari banyak aktivis dan kelompok masyarakat.
Puluhan orang hari ini turun ke jalan di depan KP3B untuk berdemo menyuarakan penolakan akan rencana kedatangan Jokowi ke Banten.
Namun belakangan, ternyata Jokowi batal hadir di acara Keceran Peguron Mande Macan Guling pada Kamis (10/9/2026) hari ini.
Meski hari ini batal hadir dalam acara Keceran, namun Ketua Umum Mande Macan Guling Ratu Lilis Karyawati mengatakan, Jokowi akan kembali dijadwalkan datang ke Banten pada 16 Oktober 2026.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (7/9/2026), Ratu Lilis menegaskan bahwa kegiatan keceran merupakan agenda tahunan yang bersifat sakral, yang memadukan seni beladiri pencak silat, ketahanan fisik, dan nilai-nilai spiritual Cimande.
Ia juga meluruskan bahwa tidak ada niat politik di balik acara tersebut.
“Kita sih gak ada niat apa-apa cuma kita ingin silaturahmi dan melestarikan seni budaya Banten di Keuceran ini. Saya punya keyakinan kita ini tidak punya niat apa-apa, kita ini cuma mau melestarikan seni budaya Banten,” tegas Lilis.
Ratu Lilis juga mengatakan kegiatan Keceran tetap dilaksanakan, namun lokasi pelaksanaannya dipindahkan ke Tamansari.
“Keceran tetap kita laksanakan, lokasinya pindah ke Tamansari. Pak Jokowi tidak bisa hadir dikarenakan kondisi Gunung Anak Krakatau,” ungkap Lilis. (*/Ajo)

