Wisata Anyer

Pemkot Cilegon Jajaki Pengalihan RKUD ke Bank Banten, Awali Kerja Sama Operasional RSUD

CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon mulai menjajaki kerja sama pengelolaan keuangan dengan Bank Banten sebagai bagian dari rencana pengalihan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Langkah awal ditandai dengan penandatanganan kerja sama operasional keuangan RSUD Kota Cilegon yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (6/5/2026).

Kerja sama ini menjadi sinyal arah kebijakan Pemkot Cilegon untuk beralih dari Bank BJB yang selama ini digunakan sebagai bank pengelola kas daerah. Penjajakan tersebut merupakan bagian dari strategi transisi menuju pengelolaan keuangan daerah melalui Bank Banten.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan bahwa kerja sama yang dimulai dari sektor layanan kesehatan ini merupakan tahap awal sebelum implementasi penuh pengelolaan RKUD.

“Perihal operasional pelayanan di RSUD Kota Cilegon. Ini menjadi langkah awal penjajakan untuk persiapan, insyaallah semoga Allah berikan kemudahan dan kelancaran, tahun depan RKUD kita ke Bank Banten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan waktu implementasi pada 2027 dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan pelayanan tetap optimal selama proses peralihan.

“Dari segi sarana dan prasarana, semua saya minta dioptimalkan agar nanti ketika peralihan tidak mengurangi kualitas pelayanan,” jelasnya.

Robinsar juga mengungkapkan alasan pemilihan Bank Banten sebagai mitra pengelolaan keuangan daerah, yang dinilai menunjukkan peningkatan kinerja dalam beberapa waktu terakhir.

“Bank Banten sudah semakin lebih baik dari segi operasional maupun teknologi pelayanan yang terus dioptimalkan,” katanya.

Menurutnya, kerja sama ini juga merupakan bagian dari upaya bersama dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Ini murni dalam rangka sama-sama memajukan potensi daerah, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota lainnya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemkot Cilegon tetap membuka komunikasi dan kerja sama dengan berbagai perbankan, tidak hanya terbatas pada satu institusi.

“Kami tetap bekerja sama dengan semua bank, tidak hanya untuk RKUD saja,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Banten, Eko Virgianto, menyambut baik rencana tersebut dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Cilegon.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan untuk mencoba mengalihkan RKUD ke Bank Banten,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kinerja Bank Banten terus mengalami peningkatan, termasuk dalam aspek pelayanan dan penguatan sistem teknologi informasi.

“Dengan kinerja tahun 2025 yang terus meningkat, pelayanan dan penanganan keluhan akan terus kami tingkatkan, termasuk perbaikan di sektor IT yang menjadi fokus kami tahun ini,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Banten, Adi Dharma, menilai langkah Pemkot Cilegon sebagai upaya positif dalam memperkuat bank daerah.

“Langkah awal yang sangat positif untuk mengembangkan Bank Banten ke depan. Secara kelembagaan, kami akan terus mengawal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa OJK akan memastikan kualitas pelayanan tidak menurun apabila pengelolaan RKUD benar-benar dialihkan.

“Pelayanan yang diterima Kota Cilegon jangan sampai berkurang, bahkan harus lebih baik,” tegasnya. (*/ARAS)

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien