Peringati Hari Metrologi Sedunia, Wali Kota Cilegon Ajak Bangun Budaya Tertib Ukur dan Kepercayaan Publik
CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon memperingati Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengukuran yang akurat, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan bahwa peringatan Hari Metrologi Sedunia memiliki makna penting dalam mendukung terciptanya tata kelola perdagangan dan pelayanan publik yang berintegritas.
“Pada kesempatan ini juga, kita memperingati Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026 yang menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengukuran yang akurat, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam kehidupan masyarakat,” ujar Robinsar.
Robinsar mengatakan, peringatan Hari Metrologi Sedunia tahun ini menjadi sangat relevan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh integritas, profesionalisme, serta kepercayaan publik dalam berbagai aspek kehidupan.
“Peringatan ini menjadi sangat relevan di tengah semangat Hari Kebangkitan Nasional, karena kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bidang perdagangan dan pelayanan kemetrologian,” katanya.
Adapun tema Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026 adalah “Metrologi: Membangun Kepercayaan dalam Pembuatan Kebijakan.” Tema tersebut menegaskan pentingnya data dan pengukuran yang akurat sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan publik.
“Tema tersebut menegaskan bahwa setiap kebijakan yang baik harus didasarkan pada data dan pengukuran yang akurat. Karena dari pengukuran yang tepat, akan lahir kebijakan yang adil, tepat sasaran, dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ungkap Robinsar.
Lebih lanjut, Robinsar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun budaya tertib ukur dan meningkatkan kejujuran dalam transaksi perdagangan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik.
“Oleh karena itu, melalui momentum Hari Metrologi Sedunia ini, saya mengajak kita semua untuk terus membangun budaya tertib ukur, meningkatkan kejujuran dalam transaksi, dan memperkuat kepercayaan publik sebagai bagian dari semangat kebangkitan nasional menuju Kota Cilegon yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Metrologi Legal pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon Hadi Permana menjelaskan bahwa peringatan Hari Metrologi Sedunia tahun ini diisi dengan sejumlah kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya tera dan tera ulang alat ukur.
“Jadi Hari Metrologi Sedunia ini kebetulan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional setiap tanggal 20 Mei. Tahun ini, alhamdulillah kita bisa melaksanakan peringatan Hari Metrologi Sedunia ini,” ujar Hadi.
Hadi menambahkan, pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada wajib tera yang telah memenuhi ketentuan. Selain itu, pihaknya juga menggelar penyuluhan kemetrologian yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
“Harapannya tentu dengan peringatan Hari Metrologi Sedunia ini, Cilegon menjadi daerah tertib ukur. Kesadaran akan kewajiban tera maupun tera ulang dapat selalu dilaksanakan oleh para pelaku usaha, baik pedagang maupun industri,” katanya.
Peringatan Hari Metrologi Sedunia Tahun 2026 tersebut diikuti oleh unsur perangkat daerah, pelaku usaha, serta para peserta wajib tera di Kota Cilegon.***


