Sekmat Purwakarta Menilai Absen Manual di Kelurahan Rentan Dimanipulasi

CILEGON – Masih minimnya tingkat disiplin pegawai di Lingkungan Kelurahan yang ada di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, menjadi sorotan dan evaluasi tersendiri bagi Sekretaris Kecamatan Purwakarta Wawan Ihwani.

Wawan menilai bahwa minimnya tingkat disiplin khusunya kehadiran, disebabkan masih bisa dimanipulasinya absen manual, sehingga berharap bahwa Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon segera memasang absen finger print di setiap kantor kelurahan.

“Absen manual masih dimanipulasi, untuk itu BKPP harus segera memasang finger print di seluruh Kelurahan, khususnya di Purwakarta,” ungkap Wawan usai melakukan sidak di Kelurahan Tegal Bunder, Selasa (4/7/2017) kemarin.

Advertorial

Advertorial

Dirinya juga menilai bahwa belum adanya finger print juga menyebabkan kecemburuan di antara pegawai, karena untuk Dinas dan Kecamatan sudah dibuat absen finger print sementara di kelurahan masih belum.

“Kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat masih bebas,” tegas Wawan.

Sementara itu, Lurah Tegal Bunder Suaedi membantah tudingan adanya manipulasi atas absensi manual. Ia mengaku bahwa proses absensi manual di instansinya selama ini berjalan sesuai dengan aturan, tidak ada manipulasi karena dipantau langsung oleh Lurah.

“Tidak ada manipulasi, sesuai apa adanya karena langsung dipantau,” tegas Lurah. (*)