Silaturahmi Berlaku Tidak Hanya dengan Sesama Muslim

Hut bhayangkara

CILEGON – Silaturahmi bukan hanya berlaku hanya untuk sesama muslim tetapi terhadap semua anak cucu adam, sehingga siapun dia apapun agamanya harus saling bersilaturahmi. Hal tersebut disampaikan KH Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, saat berceramah dalam acara halal bihalal Pemerintah Kota Cilegon di halaman masjid Assyuhada, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Senin (24/7/2017).

“Dalam Al-qur’an sudah dijelaskan bahwa muliakanlah setiap anak cucu adam, artinya dari mana dia, apapun agamanya harus saling silaturahmi,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan bukan hanya anak cucu adam yang hidup, tetapi bersilatuhami kepada orang yang sudah wafat juga dianjurkan dalam ajaran Islam. Karena dalam berbagai hadist disampaikan bahwa penting mendoakan orang-orang yang sudah meninggal seperti kita berslawat kepada nabi, maka hakikatnya kita sedang bersilaturahmi kepada nabi.

Loading...

“Do’a kepada yang sudah wafat adalah bagian dari silaturahmi, bersolawat juga merupakan hal yang sama,” lanjutnya.

“Dalam riwayat hadis lain, sama halnya ketika nabi berjalan bersama Malaikat Jibril, ketika melint s sebuah kuburan dirinya mendoakan para ahli kubur tersebut,” jelasnya.

Silaturahmi dengan tumbuhan dan mahluk hidup, dalam riwayatnya nabi juga menganjurkan bahwa menanam pohon walaupun akan datang kiamat. Dan dalam riwayat lainnya, bahwa saat berperang nabi melarang para prajurit untuk mematahkan ranting dan menebang pohon.

“Nabi bersahabat dengan pohon, beliau mengajarkan untuk menanam dan melarang matahkan ranting apalagi menebang pohon,” ucap Nasaruddin dalam ceramahnya yang penuh dengan nasihat silaturahmi ini. (*)

Ks rc
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien