Silaturahmi Kader PAN Cilegon, Tegaskan Komitmen Sebagai Alat Perjuangan Rakyat

CILEGON – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cilegon menyelenggarakan buka puasa bersama dan pemberian santuan kepada anak yatim di Kota Cilegon.

Kegiatan yang bertajuk ‘Merajut Ukhuwah Islamiyah, Lahir Batin Dalam Pancaran Ramadhan 1438’ ini merupakan ajang silaturahmi dan konsolidasi kader PAN Kota Cilegon.

Turut hadir tokoh PAN Banten dan Nasional, yaitu Sekretaris Fraksi PAN DPR RI, Yandri Susanto, Ketua DPW PAN Banten, Masrori, dan juga Bendahara DPW PAN Banten, Dede Rohana.

Selain pengurus PAN Kota Cilegon dalam kegiatan silaturahmi kader tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariyadi, dan Ketua MUI Kota Cilegon, KH Sayuti Ali.

Melalui kegiatan tersebut, DPD PAN Kota Cilegon berharap Partai berlambang matahari tersebut bisa menjadi alat perjuangan rakyat dan menyuarakan keadilan.

“Partai adalah benda mati yang bisa kita gunakan sebagai alat perjuangan dan PAN akan ada di depan sebelum rakyat ‘bertarung’,” ujar Alawi Mahmud, Ketua DPD PAN Kota Cilegon, saat memberikan sambutan.

Advertorial

Advertorial

Sementara itu masih dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW PAN Banten, Masrori menyambut baik kegiatan yang diinisiasi DPD PAN Kota Cilegon tersebut. Menurutnya kegiatan keagamaan seperti itu merupakan salah satu langkah PAN untuk kebaikan umat.

“PAN sudah tepat menyelenggarakan acara seperti ini karena PAN sangat menjunjung semangat keagamaan dan kebangsaan,” ujarnya.

Selain itu, Masrori juga berharap melalui momen kegiatan keagamaan ini PAN terus menyuarakan bela agama.

“Benar kami bukan Partai Islam tapi kami ada berdasarkan dan berlandaskan keagamaan dan kenegaraan. Syiar Islam harus terus kita suarakan jangan ragu menegakan amar ma’ruf nahyi munkar,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Fraksi PAN DPR RI, Yandri Susanto meminta agar pemerintah bisa adil dan tidak mendeskritkan umat Islam.

“Kalau pemilik saham terbesar bangsa ini diperhatikan, pemerintah pasti aman dan sentosa, siapa pemilik saham terbesar itu ya umat Islam. Kalau umat Islam disakiti, dipojokkan maka tanggung sendiri, umat Islam tidak boleh dianaktirikan,” tegas Yandri. (*)

Penulis: Yosep