Solusi Banjir Tak Kunjung Kongkrit, Warga Ciwandan Bakar Ban Blokir Jalan

Lazisku

CILEGON – Warga Pintu Air Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, menutup Jalan Raya Cilegon – Anyer, Sabtu (10/2/2018) sore.

Hal ini dilakukan karena warga kesal banjir terus berulang dan tak kunjung ada solusi dari pemerintah. Pemblokiran tersebut disertai dengan bakar ban bekas sekitar pukul 16.30 WIB disertai dengan orasi yang menuntut agar Pemerintah Kota Cilegon segera memberikan solusi konkrit.

“Ini dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Cilegon maupun industri yang ada di Kota Cilegon tidak kunjung memberikan solusi dari apa yang terjadi saat ini,” kata salah satu tokoh masyarakat, M Ibrohim Aswadi, dalam orasinya.

Ks

Hal senada dikatakan oleh Miftahul Iman, selaku Ketua Karang Taruna Kubangsari, yang mengatakan warga korban banjir membutuhkan solusi konkrit. Bukan sembako atau bantuan instant lainnya yang tidak menyelesaikan masalah.

Kpu

“Ini kan jelas problemnya, drainase buruk, resapan air buruk. Gorong-gorong kecil. Problem ini sudah lama lho, masa nggak ada solusi sama sekali,” tuturnya.

Kepala Bagian Operasi Polres Cilegon Muhammad Jatna mengatakan, warga menginginkan sebelum air surut agar kendaraan jangan ada yang melintas.

“Kami koordinasi juga dengan pemerintah terkait tuntutan warga masalah lingkungan ini. Rencananya kamis besok,” ungkapnya.

Aksi tersebut langsung ditanggapi oleh Camat Kecamatan Ciwandan, Kanit Lantas Polres Cilegon, Anggota DPRD Kota Cilegon dan merencanakan adanya pertemuan antara warga, industri dan pihak pemerintah, untuk mencari solusi bersama. (*/Cholis)

DPRD Banten LH
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien