Terkait Penyebaran Proposal Hari Buruh, Pemkot Cilegon Sebut Hanya Bantu Suksesi Acara

CILEGON — Polemik terkait penyebaran proposal kepada perusahaan dalam rangka peringatan Hari Buruh di Kota Cilegon mendapat penjelasan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Cilegon, Faruk Oktavian, menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bentuk tekanan kepada perusahaan, melainkan bagian dari upaya membantu kelancaran kegiatan.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah hanya berperan dalam mendukung pelaksanaan acara agar dapat berjalan dengan baik sesuai rencana.
Menurut Faruk, keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan utama pemerintah tidak dapat sepenuhnya membiayai seluruh rangkaian kegiatan Hari Buruh.
“Proposal buat doorprize di DPA kita cuma ada makan siang dan snack 500 box undangan 1.000 orang, Ini aja ada sunatan masal 160 orang gak ada anggaranya,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran yang cukup besar membuat panitia harus mencari alternatif dukungan, termasuk melalui pengajuan proposal kepada pihak perusahaan.

Selain itu, Faruk mengatakan bahwa pemberian doorprize merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah disusun dalam peringatan Hari Buruh.
Menurutnya, doorprize tersebut tidak hanya digunakan dalam satu kegiatan, melainkan juga didistribusikan ke sejumlah agenda lain yang masih berkaitan.
“Sepuluh doorprize kemarin dikasih ke mancing juare karena mancing juare juga termasuk agenda hari buruh,” katanya.
Faruk menuturkan bahwa berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Buruh memang dirancang untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pekerja dan perusahaan.
Ia juga menilai bahwa partisipasi perusahaan dalam bentuk dukungan doorprize merupakan hal yang wajar dan telah menjadi praktik rutin setiap tahun.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pengajuan proposal serupa tidak hanya dilakukan di Kota Cilegon, tetapi juga di sejumlah daerah lain di Provinsi Banten.
“Setiap tahun perusahaan ngirim doorprize kalau gak ada proposal gak akan ngasih, Se- Banten juga melakukan, kan yang hadir acara mayday karyawan mereka,” pungkasnya.(*/ARAS)


