Wisata Anyer

Usai Didemo Warga, PT Asahimas Chemical Gelar Rapat Koordinasi dengan Sejumlah Kelompok Pengusaha Lokal

CILEGON – PT Asahimas Chemical (ASC) menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kelompok dari unsur pengusaha lokal, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga pejabat Kelurahan Gunungsugih, Kecamatan Ciwandan.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Rumah Makan Bintang Laguna, Kota Cilegon, Rabu (15/7/2026).

Rapat ini digelar beberapa hari setelah adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan warga yang tergabung dalam Perkumpulan Muda untuk Transparansi Data dan Fakta (Per-MATA) Banten di Kantor Pusat PT Asahimas Chemical di World Trade Center (WTC), Jakarta, Senin (13/7/2026) lalu.

Dalam aksi itu, massa menyampaikan aspirasi terkait dugaan pelanggaran pengelolaan limbah, minimnya kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, serta keterbukaan dalam proses pengadaan pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam pertemuan Rakor PT Asahimas Chemical kali ini, unsur dari kelompok warga yang sebelumnya melakukan demo ternyata tidak diundang dan dilibatkan.

Sedangkan Rakor tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membentuk konsorsium pengusaha lokal sebagai wadah yang akan terlibat dalam pelaksanaan Annual Shutdown atau perawatan tahunan pabrik PT Asahimas Chemical yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Hingga berita ini ditulis, manajemen PT Asahimas Chemical belum memberikan keterangan resmi terkait aksi demo yang sebelumnya berlangsung di Jakarta.

Manajemen PT Asahimas Chemical juga tidak menanggapi terkait adanya pertemuan mereka dengan kelompok warga kali ini, namun juga ternyata tidak melibatkan kelompok lainnya yang sebelumnya berdemo.

Pada kesempatan berbeda, Sekretaris Koperasi Bina Usaha Sejahtera (BUS), Holil, yang turut menghadiri rapat menyampaikan bahwa pertemuan itu juga turut membahas aksi demo.

“Alhamdulillah ada kesepakatan (consorsium-Red). Selanjutnya kami juga membicarakan soal aksi yang dilakukan teman-teman di Jakarta. Intinya, apa yang disuarakan menurut kami bertolak belakang dengan kenyataan yang dirasakan sebagian masyarakat di Gunungsugih,” ujarnya.

Ia menilai PT Asahimas Chemical selama ini telah memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar, meskipun diakuinya belum seluruh pihak dapat merasakan manfaat yang sama.

“PT Asahimas sudah banyak berbuat untuk masyarakat Gunungsugih dan manfaatnya sudah dirasakan bersama. Kalaupun masih ada yang belum puas, tentu perusahaan belum bisa memenuhi harapan semua pihak,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Per-MATA Banten menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pusat PT Asahimas Chemical dengan membawa tiga tuntutan utama.

Massa meminta perusahaan memberikan penjelasan terkait dugaan pelanggaran dalam pengelolaan limbah industri, membuka proses lelang pekerjaan secara transparan dan kompetitif, serta menjalankan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan hidup dan persaingan usaha.

Koordinator Lapangan Per-MATA Banten, R. Moch Permana, menyatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat sekitar pabrik yang dinilai belum mendapatkan respons memadai dari perusahaan.

Menurutnya, sebelum menggelar demonstrasi, warga telah beberapa kali menyampaikan permintaan klarifikasi hingga melayangkan somasi kepada PT Asahimas Chemical, namun belum memperoleh tanggapan maupun tindak lanjut yang dianggap memuaskan. (*/Nandi)

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien