23 Tahun Provinsi Banten, IMM Serang Sebut PR di Bidang Kesehatan

pcm koperasi

SERANG – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Serang menyikapi kinerja Pemerintah Provinsi Banten pada momentum HUT Provinsi Banten yang ke-23 Tahun.

Hal Tersebut disampaikan oleh Ketua IMM Cabang Serang Faris Nurul Yaqin, menurutnya Pemerintah Provinsi Banten masih menyisakan PR besar terutama bidang kesehatan.

“Kualitas kesehatan di Provinsi banten terbilang masih buruk, mirisnya justru Kepada Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastusti menyandang status ASN terkaya di Provinsi Banten dengan jumlah harta kekayaan mencapai 24,5 Milyar” ucap Faris kepada Fakta Banten, Minggu (8/10/2023).

Bahkan menurutnya, harta kekayaan Kadinkes Banten tersebut melebihi dari kekayaan Pj Gubernur Al Muktabar dan Mantan Pj Sekda Provinsi Banten M Tranggono.

Ketua PC IMM Serang Faris Nurul Yaqin sangat menyayangkan dan merasa sangat miris terhadap kondisi kesehatan yang saat ini terjadi di Provinsi Banten, karena dibalik semua harta kekayaan yang dimiliki oleh pejabat kesehatan, ternyata kondisi kesehatan di Provinsi Banten sangat memprihatinkan.

Loading...

“Berdasarkan Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Provinsi Banten per 2023 itu mencapai 20% , angka tersebut tentu saja masih tergolong cukup tinggi dan menjadi warning terhadap kesehatan anak,” ucap Faris.

Lanjut, IMM Cabang Serang menyoroti tidak meratanya jaminan kesehatan masyarakat Provinsi Banten yang dinilai tidak merata bahkan menyebabkan tingginya angka kematian ibu dan bayi.

“Tidak meratanya jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) di Provinsi Banten tidak merata sehingga banyak warga yang benar-benar miskin tidak menerimanya. Hal ini berpotensi meningkatkan kematian pada anak yang mempunyai gizi buruk,” ujarnya.

“Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) Masih Tinggi, per bulan Januari – September 2023 tercatat ada 23 kasus kematian ibu dan 127 kematian bayi. Hal tersebut tentu masih menjadi perhatian terhadap keselamatan ibu dan anak di Provinsi Banten,” tambahnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Serang menilai bahwa akar permasalahan semua itu ada pada tata kelola pemerintahan yang buruk, sehingga ditimbulkan kinerja-kinerja dan kebijakan-kebijakan yang buruk..

“Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Serang menginginkan agar Pemprov Banten segera menyelesaikan segala persoalan yang sedang terjadi di Banten seperti khususnya pada sektor kesehatan. Juga permasalahan sektor yang lain, seperti kemiskinan, pengangguran, pendidikan dan pada tata kelola pemerintahan,” pungkasnya. (*/Fachrul)

Koperasi
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien