Bantu Atasi Kekeringan, Karang Taruna Banten Siapkan 2 Ribu Pohon untuk Reboisasi dan Bakal Beri Bantuan Air Bersih
SERANG– Mengantisipasi dampak kekeringan di sejumlah wilayah, Pengurus Provinsi Karang Taruna Banten menargetkan penanaman 2 ribu pohon sebagai langkah reboisasi. Program ini menjadi salah satu fokus kerja organisasi hingga akhir 2026.
Hal itu disampaikan Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo dalam Rapat Kerja Daerah I PPKT Banten di Aston Serang Hotel & Convention Center, Kamis (3/9/2026).
“Untuk jangka pendek, kami konsentrasi memberikan bantuan air bersih di beberapa daerah yang mengalami kekeringan,” ujar Yudi.
Selain bantuan air bersih, Karang Taruna juga menggagas gerakan penghijauan. Pada saat pelantikan pengurus lalu, karangan bunga diganti dengan bibit pohon. Hasilnya terkumpul hampir 2 ribu pohon yang siap ditanam.
“Kami akan berkoordinasi dengan DLHK Provinsi Banten dan dinas terkait untuk menentukan lokasi penanaman. Tujuannya agar tidak ada lagi tanah yang tidak bermanfaat. Kita lakukan reboisasi supaya saat musim hujan nanti tidak terjadi musibah,” jelas Yudi.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi yang mewakili Gubernur mengapresiasi langkah tersebut.
Ia menyebut Pemprov Banten membutuhkan aktualisasi pemuda dan ormas untuk bersama membangun Banten.
“Perintah dari Pak Gubernur sudah jelas, OPD-OPD harus membangun kebersamaan dengan organisasi yang dapat bersama-sama melaksanakan program prioritas, baik program prioritas Gubernur maupun program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” kata Deden.
Rakerda I PPKT Banten mengusung tema “Dari Identitas Organisasi Menuju Produktivitas yang Berkualitas”.
Tema ini dinilai sejalan dengan upaya Pemprov Banten memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya semakin banyak yang dibantu, semakin luas juga cakupan pelayanan kita,” tambah Deden.
Wakil Ketua Umum Bidang OKK Pengurus Nasional Karang Taruna Ahmad Bahtiar Sebayang juga mendorong Karang Taruna daerah untuk hadir membantu masyarakat terdampak bencana.
“Baik di tingkat nasional maupun daerah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu meringankan masyarakat yang sedang mendapatkan musibah,” ujarnya.
Ia menegaskan PNKT akan mengawal penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran, terutama di Bulan Bakti Nasional Karang Taruna menjelang HUT ke-66.***


