Dinilai Gagal Jalankan Visi Misi Perbankan, Kantor Perwakilan BI Banten Digeruduk Massa

SERANG– Puluhan massa yang tergabung dalam Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM-RI) Kabupaten Pandeglang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten.

Entis Sumantri selaku Kordinator Lapangan menyampaikan mosi tidak percaya dan menuntut Bank Indonesia untuk menindak tegas dan mengevaluasi oknum pejabat BRI yang diduga telah melakukan pelanggaran hukum.

“Bahwa persoalan yang terjadi di Kabupaten Pandeglang bukanlah masalah yang baru, di mulai dari skimming dan pembuatan buku rekening tabungan virtual dalam program BPUM saja itu tidak bisa di jalankan dengan baik dan keluar dari aturan-aturan yang berlaku, nyatanya Bank BRI di Kabupaten Pandeglang tidak bisa memberikan pelayanan yang prima serta keamanan yang terjamin, ini membuktikan kegagalan Bank BRI dalam mengelola uang nasabah atau masyarakat,” kata Entis Sumantri kepada Faktabanten.co.id, Rabu, (27/10/2021).

Entis melanjutkan, pejabat Bank BRI cabang Labuan dan BRI cabang Pandeglang serta unit-unit nya dalam hal ini dinilai telah gagal untuk menjalankan visi-misinya, standar Operasional Pelayanan (SOP) tidak dijalankan dengan baik, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten sebagai induk yang menaungi Bank- Bank yang berada di wilayah Banten itu harus ditingkatan dengan baik, agar tidak melanggar UU No 23 tahun 1999 tentang BI, UU 10 tahun 1998 dan aturan- aturan perbankan lainnya.

“Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten harus tegas dan dapat bertanggung jawab atas human error di Bank BRI Cabang Labuan dan BRI Cabang Pandeglang, karena diduga ini ada kecerobohan sistem yang dilakukan oleh bank, maka dengan ini kami meminta pihak BI harus tegas dan mengevaluasi total persoalan di Bank BRI Kabupaten Pandeglang maka dengan ini kami akan menindaklanjuti persoalan ini dan akan melakukan aksi demonstrasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” papar Entis.

“Setelah lakukan aksi di depan kantor BI, kami bersama-sama peserta aksi menyerahkan laporan kepada Polda Banten dalam hal ini harus tegas terkait persoalan hukum yang terjadi di Kabupaten Pandeglang, khususnya terkait Banpres BPUM UMKM yang diduga adanya Gratifikasi Bank BRI cabang Labuan dan Pandeglang dengan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya. (*/EzaYF).