Pemprov Banten Targetkan Produksi 1,2 Juta Ton Beras di Tahun 2025
SERANG– Pemprov melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Banten menargetkan produksi beras mencapai 1,2 juta ton di tahun 2025.
Kepala Distanak Provinsi Banten, Agus Tauchid optimis target tersebut bisa tercapai. Terlebih, Banten menduduki peringkat ke-8 secara nasional sebagai penghasil beras tertinggi.
Posisi tersebut, kata dia, naik satu tingkat dari yang sebelumnya di posisi ke-9 secara nasional sebagai wilayah penghasilan beras.
Provinsi Banten menduduki peringkat ke-8 di antara Provinsi lainnya, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sumatera Selatan (Sumsel), Lampung, Sumatera Utara (Sumut).
“Kami optimis sampai akhir tahun posisi ke-8 bisa kita pertahankan,” kata dia, Kamis (25/9/2025).
“Kami prediksi sampai akhir tahun produksi beras Banten bisa mencapai 1,2 juta ton, hal ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi,” sambungnya.
Berdasarkan data, angka sementara produksi padi Banten dari bulan Januari sampai Oktober 2025 mencapai 988.307 ton. Angka ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi jika dibandingkan tahun lalu.
“Produksi beras Banten Januari sampai dengan Oktober nanti akan mengalami kenaikan 15,6 persen. Karena tahun kemarin, produksi beras Banten Januari sampai Oktober hanya 884.912 ton,” kata dia.
Dengan capaian ini, Agus mendapatkan tugas tambahan dari Kementerian Pertanian untuk bisa meningkatkan indeks penanaman hingga tiga kali panen dalam satu tahun.
“PR tertinggi kami dituntut pak Menteri, pak Gubernur untuk meningkatkan indeks penanaman,” ujarnya.
Untuk sekarang, kata Agus, Banten baru mencapai dua hingga dua setengah indeks penanaman.
“Pada beberapa wilayah akan kami genjot. Untuk benih dan pupuk tersedia,” tutupnya. ***


