BI: Pengguna QRIS di Banten Mencapai 162 Ribu

Loading...

BOGOR – Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74, Bank Indonesia (BI) meluncurkan Quick Responds (QR) Code Indonesia Standard (QRIS) yang berstandar internasional.

Sistem tersebut, tidak lain untuk mempermudah pembayaran atau transaksi melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.

QRIS yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) juga dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sejauh ini, berdasarkan data BI Perwakilan Banten, pengguna QRIS yang tersebar di Provinsi Banten sebanyak 162,117 Ribu. Dengan rincian Kota Serang dan Kabupaten Serang 16.778 pengguna. Kota Cilegon 4.008 pengguna, Lebak 2.661 pengguna, Pandeglang 2.409 pengguna, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang 91.082 pengguna, dan Tangerang Selatan (Tangsel) 45.179 pengguna.

PCM

Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan SLA, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten, Erry P. Suryanto mengatakan, sistem QRIS sangatlah Praktis, karena dengan QRIS, transaksi dilakukan dengan mudah dan aman.

“Bahkan satu kode QR untuk semua aplikasi online. Transaksi cepat dan seketika mendukung kelancaran sistem pembayaran,” terangnya saat meberikan materi tentang QRIS, di salah satu Hotel yang ada di Bogor, Jawa Barat. Sabtu (22/2/2020).

Peluncuran QRIS diharapkan dapat mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif serta memajukan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga ke daerah-daerah.

“Sistem QRIS bisa terbilang Unggul (Universal, Gampang, Untung, Langsung). Tidaklah ribet, dan membuat repot,” kata Erry. (*/Qih)

Bank bnten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien