Taliban Bersiap Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan

KABUL – Kelompok Taliban tengah bersiap mengumumkan pemerintahan baru di Afghanistan pada Kamis (2/9) waktu setempat, lebih dari dua pekan usai kelompok itu mengambil alih kekuasaan dan mengakhiri perang selama 20 tahun terakhir.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (2/9/2021), salah satu pejabat Taliban, Amadullah Muttaqi, menuturkan via media sosial bahwa seremoni tengah dipersiapkan di Istana Kepresidenan di Kabul.

Sementara televisi swasta Afghanistan, Tolo, melaporkan bahwa pengumuman pemerintahan baru sudah dekat.

Menurut seorang petinggi senior Taliban kepada Reuters bulan lalu, pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, akan memegang kekuasaan tertinggi atas sebuah dewan pemerintahan, dengan seorang presiden di bawahnya.

Legitimasi pemerintahan baru Afghanistan di mata donatur dan investor internasional akan menjadi penting bagi perekonomian negara itu, yang dinilai oleh analis akan kolaps usai Taliban kembali berkuasa.

Diketahui bahwa pemimpin tertinggi Taliban memiliki tiga deputi atau wakil, yakni Mawlavi Yaqoob yang merupakan anak mendiang pendiri Taliban, Mullah Omar, kemudian Sirajuddin Haqqani yang memimpin jaringan Haqqani yang berpengaruh, dan Abdul Ghani Baradar yang merupakan salah satu pendiri Taliban.

Dewan pemerintahan atau pemimpin menjadi cara Taliban menjalankan pemerintahan yang secara brutal menegakkan bentuk radikal hukum syariah dari tahun 1996 hingga digulingkan oleh pasukan asing pimpinan Amerika Serikat (AS) tahun 2001 lalu. (*/Detik)

Demokrat
Royal Juli