Tiga Tanaman Herbal Terbaik untuk Stabilkan Gula Darah

FAKTA BANTEN – Istilah diabetes basah dapat terjadi pada penderita yang mengalami keluhan penyakit diabetes melitus. Sebutan lain yang kerap digunakan masyarakat ialah penyakit kencing manis atau gula darah, yang keduanya sebenarnya sama merujuk pada penyakit diabetes. Perbedaannya terletak pada kadar gula darah dari setiap penderita itu sendiri.

Untuk jenis diabetes basah bisa diartikan dengan penderita yang mempunyai kadar gula tinggi dan memiliki luka serta lukanya sulit untuk kering. Sedangkan diabetes kering, ialah memiliki kadar gula lebih rendah dan mengalami luka luar dan akan cepat sembuh.

Sementara menurut istilah dunia medis, diabetes kerap disebut dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2. Selain melakukan pengobatan secara medis, perawatan secara tradisional juga bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini. Adapun beberapa tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan di antaranya sebagai berikut.

Mahkota Dewa
Merupakan salah satu jenis tanaman obat herbal yang sangat terkenal berkhasiat untuk pengobatan diabetes. Sebab, mahkota dewa ini memiliki khasiat dalam mengurangi segala gejala yang tidak nyaman terhadap para penderita.

Ks nu

Mahkota dewa juga memiliki kandungan antiinflamasi atau anti radang yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit diabetes.

Ginseng
Tanaman ginseng ini termasuk jenis tanaman mujarab untuk pengobatan berbagai jenis penyakit. Termasuk salah satunya untuk membantu mengobati penyakit diabetes.

Pengonsumsian ramuan ginseng secara teratur dapat membantu menstabilkan kadar glukosa atau gula dalam darah. Serta dapat membantu meningkatkan kadar insulin dalam tubuh.

Brotowali
Batang dari tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk membantu pengobatan diabetes. Sebab, tanaman ini dapat membantu menstabilkan kadar gula di dalam darah. Meski rasanya sangat pahit, namun memiliki sifat menyejukan.

Selain itu, berdasarkan hasil salah satu studi menemukan bahwa air dari ekstrak batang brotowali ini dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah. (*/Viva)

Cibeber nu