Wisata Anyer

Buka KONDA PII Ke-XVII di Gedung DPRD, Pelajar Se-Kabupaten Lebak Gelar Deklarasi Ikrar Generasi Berakhlak

Dindik HUT Tangerang Kab

LEBAK– Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kabupaten Lebak resmi membuka gelaran Konferensi Daerah (KONDA) Ke-XVII di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak pada Jumat, 31 Juli 2026.

Pembukaan ajang musyawarah tertinggi organisasi pelajar tersebut diwarnai dengan aksi kolektif pembacaan Deklarasi Pelajar Kabupaten Lebak yang melibatkan ratusan pelajar se-Kabupaten Lebak serta kolaborasi lintas organisasi kepemudaan, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Pasca prosesi seremonial pembukaan KONDA Ke-XVII selesai, seluruh peserta berkumpul membacakan ikrar Deklarasi Pelajar Kabupaten Lebak yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PII Kabupaten Lebak, Ari Purwanto, diikuti secara serentak oleh seluruh pelajar serta kader IMM dan IPPNU.

Dalam pidato sambutannya saat membuka KONDA Ke-XVII, Ketua Umum PD PII Kabupaten Lebak, Ari Purwanto, menekankan pentingnya peran strategis pelajar Islam dalam menyongsong masa depan bangsa.

Ia menyampaikan bahwa KONDA bukan sekadar agenda rutin pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting penataan niat dan visi perjuangan.

Staf Ahli Bupati HUT Tangerang Kab

“KONDA Ke-XVII ini adalah ruang konsolidasi pemikiran dan gagasan. Pelajar hari ini adalah cermin dari kepemimpinan Indonesia di masa depan. Jika kita menginginkan Indonesia Emas 2045 yang bermartabat, maka pembinaan karakter, integritas, dan keimanan pelajar harus dimulai dan dikuatkan dari sekarang,” ujar Ari Purwanto, Ketua Umum PD PII Kabupaten Lebak

Mengenai aksi deklarasi penolakan LGBT-Q dan berbagai penyakit sosial di lingkungan sekolah, Ari Purwanto menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap benteng pertahanan karakter pelajar di Kabupaten Lebak.

“Deklarasi ini merupakan komitmen bersama seluruh elemen pelajar di Kabupaten Lebak untuk mempertegas benteng moral kita. Kita menolak dengan tegas segala bentuk kampanye, ajakan, maupun penyebaran perilaku menyimpang LGBT-Q di lingkungan sekolah, karena hal tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, etika, dan budaya luhur bangsa Indonesia,” tegas Ari Purwanto.

Disdukcapil HUT Tangerang Kab

Ia juga menekankan bahwa sikap penolakan terhadap perilaku menyimpang tersebut tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keadilan tanpa kekerasan.

“Sikap tegas ini kami nyatakan demi menjaga keutuhan karakter generasi muda. Namun perlu kami tegaskan, kami tetap menjunjung tinggi martabat setiap manusia dan menolak keras segala bentuk kebencian, perundungan (bullying), maupun tindakan kekerasan terhadap siapa pun,” tambahnya.

Keterlibatan IMM dan IPPNU dalam deklarasi ini dinilai Ari Purwanto sebagai bukti nyata bahwa kebersamaan dan persatuan elemen pemuda dan pelajar di Lebak sangat kuat.

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas sinergi bersama saudara-saudara kita dari IMM dan IPPNU serta seluruh perwakilan sekolah se-Kabupaten Lebak. Ini membuktikan bahwa ketika bicara soal keselamatan moral dan masa depan generasi muda, kita semua berdiri pada barisan yang sama. Kami mengajak pemerintah daerah, pendidik, dan seluruh tokoh masyarakat untuk terus berjalan berdampingan bersama pelajar,” pungkas Ari Purwanto.

Melalui pembacaan deklarasi ini, pelajar se-Kabupaten Lebak juga menegaskan dua komitmen penting lainnya: menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan (bullying) pada anak serta menyatakan perang terhadap peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang demi mewujudkan generasi yang berakhlak, cerdas, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.***

DTRB HUT Tangerang Kab
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien