Wisata Anyer

Kolaborasi Strategis Pertanian dan KNPI Lebak: Dari 25 Hektare di Maja Menuju Tanam Jagung 1.000 Hektare untuk Kemandirian Pangan

LEBAK– Langkah konkret menuju kemandirian pangan mulai digerakkan dari daerah. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak mendapat dukungan strategis dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggarap lahan pertanian produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pangan berbasis pemuda.

Ketua KNPI Lebak, Cucu Komarudin, menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar wacana, melainkan program nyata yang segera dieksekusi dalam waktu dekat. Tahap awal akan difokuskan pada pengelolaan lahan seluas 25 hektar yang berlokasi di Desa Binong, Kecamatan Maja.

“Ini bukan hanya soal bertani, tetapi tentang membangun kemandirian daerah. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi krisis pangan ke depan,” ujar Cucu dalam keterangannya.

Menurutnya, program ini akan menjadi pilot project yang nantinya diperluas secara bertahap hingga mencapai target strategis 1.000 hektare.

Pengembangan tersebut direncanakan tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak, dengan mempertimbangkan potensi dan kesiapan lahan di masing-masing wilayah.

DPRD Banten Hari Buruh

Cucu menambahkan, keterlibatan pemuda dalam sektor agribisnis menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

KNPI Lebak ingin memastikan generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam pembangunan sektor pertanian modern.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari saudara Rizki Hermawan, S.E., M.P, putra daerah Lebak yang mengemban Amanah di Kementan pusat dan selaku Ketua Tim Kerja Fasilitasi Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis.

Ia menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendorong penguatan akses pembiayaan serta pendampingan bagi para pemuda yang terlibat.

“Secara tupoksi, tugas saya adalah memfasilitasi para petani di seluruh Indonesia dalam hal pembiayaan melalui Lembaga Keuangan Agribisnis, Kami melihat inisiatif KNPI Lebak sebagai langkah progresif. Pemerintah sejatinya hadir memberikan dukungan, terutama dalam fasilitasi pembiayaan mikro agribisnis agar program ini berkelanjutan dan berdampak luas dan dapat meningkatkan pendapatan petani,” jelas Rizki. (*/Sahrul).

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien