Wisata Anyer

77.269 Jemaah Haji Indonesia Sudah di Tanah Suci, 20.098 Sampai di Makkah Lewati Pintu Madinah 

 

MAKKAH – Sebanyak 77.269 jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.098 jemaah tercatat sudah berada di Makkah, Senin (4/5/2026).

“Seluruh jemaah yang masuk dalam data saat ini mendarat melalui pintu kedatangan Madinah,” tulis Kemenhaj dalam keterangan tertulis.

Hingga saat, tulis Kemenhaj, ini seluruh proses kedatangan jemaah masih terfokus melalui Madinah. Maka, belum ada data jemaah yang masuk melalui Jeddah.

Sementara itu, Kemenhaj mencatat sekitar 26 persen dari total jemaah yang telah tiba di Arab Saudi sudah diberangkatkan menuju Makkah.

Berdasarkan data, sebanyak 199 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Arab Saudi, dengan 52 kloter di antaranya sudah berada di Makkah.

Sementara bagi jemaah yang sudah tiba, diimbau untuk membatasi aktivitas di luar hotel pada siang hari, mengingat cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.

Berdasarkan pantauan Media Center Haji pada Sabtu dan Minggu (2-3/5/2026), suhu tinggi memicu kelelahan pada sejumlah jemaah, khususnya lansia, usai menunaikan umrah wajib di Masjidil Haram.

Kasi Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKPPJH), Lansia, dan Disabilitas Daker Makkah, Mayor CKM dr Ridwan Siswanto menduga, kondisi tersebut merupakan gejala awal serangan panas atau heatstroke.

DPRD Banten Hari Buruh

Ia mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terhadap jemaah yang mengalami kelelahan.

“Kami cek tekanan darah dan saturasi oksigen. Saat itu sempat turun di bawah 95,” ujar Ridwan.

Ia mengungkapkan, terdapat salah satu jemaah yang tumbang. Dugaan, jemaah tersebut memiliki riwayat penyakit jantung sehingga memerlukan perhatian khusus dari tim kesehatan.

Ridwan mengingatkan kepada para ketua kloter dan rombongan untuk lebih memperhatikan kondisi jemaah lansia yang masuk kategori risiko tinggi.

Terlebih, faktor cuaca seperti suhu udara di Arab Saudi dapat mencapai 40 derajat Celsius, jauh lebih tinggi dibandingkan di Indonesia.

Oleh karenanya, jemaah lansia disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari. Apabila ingin beribadah di Masjidil Haram, maka jemaah dianjurkan berangkat usai subuh atau menjelang maghrib saat suhu udara tak tinggi.

Selain itu, ketua kloter juga diminta tidak memaksakan program tambahan seperti city tour, terutama bagi para jemaah lansia.

Ridwan juga mengimbau jemaah tidak berlebihan menjalankan ibadah sunnah, seperti umrah yang berulang kali, agar tidak kelelahan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Jemaah harus pintar mengatur strategi,” katanya. (*/Red/MCH-2026)

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien